MT. Pramoni milik siapa???
Diawal tahun 2010 ini, kita dikejutkan oleh berita pembajakan yang terjadi diperairan Somalia yaitu sebuah kapal MT. Pramoni (Pramoni adalah nama muda Batari Durga) berbendera Singapura dimana kebanyakan awak kapalnya adalah Warga Negara Indonesia.
Pertanyaan baru muncul ketika setengah jam yang lalu diberita tv, muncul pernyataan dari Deplu, bahwa MT. Pramoni adalah milik Norwegia. So yang bener yang mana???
Setelah googling di internet.. menemukan bahwa MT Pramoni dimiliki oleh Berlian Laju Tanker Tbk. (kode saham BLTA), tetapi di sumber lainnya mengatakan bahwa MT. Pramoni dimiliki oleh perusahaan Norwegia yang dioperasikan perusahaan Singapura, GBLT Shipmanagement Pte Ltd… Setelah mengecek web GBLT Shipmanagement Pte Ltd ternyata MT. Pramoni juga tercatat sebagai kapal milik GBLT. Jika anda lebih cermat maka silahkan membandingkan list kapal yang ada di kedua perusahaan tersebut…
Siapa sebenarnya GBLT Shipmanagement Pte Ltd?? Ditelisik lebih jauh ternyata GBLT Shipmanagement Pte Ltd merupakan anak perusahaan Berlian Laju Tanker Tbk. di Singapura. Dimana di profil perusahaan tersebut dikatakan “It was set up to provide an independent technical management services to BLT fleet”
Sooo… milik Berlian Laju Tanker Tbk. kah MT. Pramoni??
Semoga penyanderaan kapal dan ABK nya cepat selesai entah dengan membayar tebusan, atau mengirim Denjaka…
PT PAL Luncurkan Kapal Baru TNI AL
PT PAL segera meluncurkan kapal baru jenis Landing Platform Dock (LPD) untuk TNI Angkatan Laut, kata Direktur Utama Harsusanto di Jakarta, Selasa.
“Rencananya kapal diresmikan pada akhir pekan ini,” katanya, di sela-sela Seminar Nasional Revitalisasi Industri Pertahanan yang digagas Departemen Pertahanan.
Harsusanto mengatakan, kapal baru jenis LPD itu akan dinamai KRI Banjarmasin dan merupakan kapal LPD ketiga dari empat LPD yang dipesan untuk TNI Angkatan Laut.
LPD pertama dan kedua, dibuat di Korea Selatan sedangkan LPD ketiga dan keempat dilakukan PT PAL.
Ia mengatakan, hingga 2014 PT PAL telah mendapat kontrak dari Departemen Pertahanan dan TNI Angkatan Laut yakni dua kapal selam, dua kapal perusak kawal rudal (PKR), 11 unit KCR-40, tujuh unit kapal angkut tank (AT), 17 unit tank amfibi, dan 25 unit peningkatan kemampuan kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut. Read more »
KRI Banjarmasin Resmi Perkuat TNI AL
Kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) buatan PT PAL yang diberi nama KRI Banjarmasin-592 resmi memperkuat TNI Angkatan Laut, sejak 28 November 2009.
Peresmian dilakukan setelah penyerahan kapal tersebut dari PT PAL ke Departemen Pertahanan untuk selanjutnya diserahkan kepada TNI Angkatan Laut dalam sebuah upacara militer di Surabaya, Sabtu.
Upacara peresmian dihadiri Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Kepala Staf Umum Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Agus Suhartono.
KRI Banjarmasin salah satu dari dua unit kapal jenis landing platform dock 125 meter, yang dibangun di galangan pembuatan kapal milik PT PAL, Surabaya, Jawa Timur.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul kepada ANTARA News mengatakan, kapal buatan PT PAL tersebut menjadi kapal LPD ketiga yang masuk jajaran TNI AL. Dua kapal LPD pertama dibuat pabrik Korea Selatan, Daewoo International Corporation, dan diserahkan kepada TNI AL tahun silam.
Dibandingkan dengan dua LPD pertama, alat utama sistem persenjataan TNI AL yang dibangun di PT PAL ini mengalami sejumlah penyempurnaan mengikuti keinginan TNI AL.
Penyempurnaan itu antara lain daya angkut helikopter ditambah dari tiga menjadi lima, kecepatan kapal ditingkatkan dari 15 knot menjadi 15,4 knot, dan bentuk bangunan atas mengurangi penampang radar (“radar cross section”) sehingga membuat kapal lebih sulit ditangkap radar musuh. Read more »
Ristek Fasilitasi BUMNIS dengan Combat Management System (CMS)
Pengembangan SEWACO [sensor weapon and control] atau Combat Management System [CMS] telah dilakukan dan dipasang di kapal Patroli Cepat [PC] TNI-AL, khususnya untuk pendeteksian bawah laut.
Fasilitasi RISTEK dalam mendorong PT LEN Industri untuk realisasi CMS secara bertahap dengan MFDnya Multi Function Display] telah dibuktikan pada tahun 1998 yaitu pemasangan 10 unit untuk sonar di 10 kapal jenis Parchim.
Tahun 2009 ini telah dilakukan koordinasi antara MABESAL, RISTEK dan PT LEN Industri untuk sinkronisasi program baik dari segi anggaran, tahapan pencapaian kemampuan PT LEN Industri serta kesiapan kapal yang akan disediakan oleh TNI-AL.
Rencana dimaksud telah disepakati oleh masing-masing pihak sesuai fungsi, dimana tahapan MFD yang diterapkan pada kapal Parchim dikembangkan menjadi CMS yang dapat diapllikasi oleh Kapal Parchim, Sigma maupun Patroli Cepat, sedangkan tahap berikutnya adalah diarahkan menjadi IWS untuk kapal Van Speejk. Read more »
Blog Stats
- 292,249 stats
Top Posts
Categories
- Alutsista
- Buku
- Catatan Pribadi
- Cost Guard
- Denjaka
- Dephan RI
- Depkes RI
- helikopter
- Indonesia Jets Fighter
- Industri Strategis
- Kapal selam
- KONGA
- KRI
- Lapan
- latihan anti teror
- LIPI
- Marinir
- Negara Lain
- News
- Operasi Intelijen
- Operasi Militer
- Paspampres
- Pasukan Khusus
- Penerbangan
- Perang
- Persenjataan
- Pesawat Militer
- Presiden RI
- PT Dirgantara Indonesia
- PT PAL
- PT Pindad
- PT Sentra Surya Ekajaya
- PT. LEN
- Puspenerbal
- Ranpur
- Skuadron TNI AU
- TNI
- TNI AD
- TNI AL
- TNI AU
- TNI AU 60'an
- TNI Tahun 60an
- Uncategorized
PROUDLY WE SERVE…STAND AND FIGHT…
- Lanjutan Pengadaan Kapal Selam February 9, 2010All hands,Mengacu pada Renstra 2010-2014, kekuatan laut Indonesia direncanakan akan mengadakan kapal selam baru. Program ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari renstra sebelumnya yang gagal karena tidak adanya kemauan politik pemerintah yang kuat. Setidaknya ada pertanyaan menarik, yaitu kapan pembelian kapal selam tersebut akan ditandatangi kontraknya dan […]noreply@blogger.com (Damn The Torpedoes!!!)
Comments
| Yuda on We need new submarines!!!… | |
| Yuda on Kemana Mig-21 kita?? | |
| marxissukarnois on BPPT Rancang Panser Amfib… | |
| marxissukarnois on Jangan sekali-kali melupakan s… | |
| marxissukarnois on Mengenang Usman & Harun… |








