Blog tentang dunia militer dan penerbangan

Mungkinkah Indonesia Membuat Pesawat Tempur Sendiri

Mungkin judul diatas terkesan terlalu berlebihan bila mengaca pada kondisi negara kita saat ini, tetapi bila melihat pembelian pesawat tempur beberapa tahun belakangan ini, yang sepertinya tidak memiliki blue print yang baik, sehingga pembelian tersebut terkesan tanpa adanya perencanaan yang matang, nampaknya perlu dipikirkan sebuah upaya untuk membuat pesawat tempur buatan Indonesia. Kita ambil contoh pembelian 2 Su 27 dan 2 Su 30 yang sampai detik ini belum dipersenjatai, walaupun pernah terdengar adanya isu yang menyatakan bahwa proses pembelian persenjataan untuk ke empat Sukhoi sudah dilakukan dan tinggal menunggu kedatangan dari Rusia saja. Atau kalau kita mau mengingat pembelian 6 pesawat Sukhoi yang dilakukan dan diumumkan kepada publik pada pameran kedirgantaraan di Rusia beberapa waktu yang lalu, yang hingga kini tidak jelas kelanjutannya. Atau sebuah berita hangat yang tiba-tiba muncul tidak terduga yang menyatakan bahwa TNI- AU sedang mengkaji pembelian 24 Mirage 2000 dari Qatar.

Apakah Indonesia memiliki kemampuan untuk membuat pesawat tempur sendiri? Well, saya bukanlah seorang yang memiliki kemampuan untuk membuat pesawat, saya hanyalah satu dari sekian banyak masyarakat Indonesia yang prihatin tentang kondisi pesawat TNI AU saat ini yang tidak mampu melindungi wilayah Indonesia yang sangat luas. Jika kita berbicara tentang pesawat maka kita akan berbicara tentang PT Dirgantara Indonesia (PTDI), dan mampukah PTDI membuat pesawat tempur?? Mari kita “mengosongkan” pikiran tentang masalah-masalah yang masih menghinggapi PTDI dan berpikiran positif “bahwa dimana ada kemauan maka disitu ada jalan”. Sebagai perusahaan yang mempu merakit body pesawat komersil pesanan pabrikan luar negeri, tentu tidak ada masalah saat PTDI merakit body pesawat tempur. Lantas bagaimana dengan kemampuan PTDI untuk merancang bangun pesawat tempur? Apakah PTDI mampu membuat rancang bangun sebuah pesawat? Tentu kita tidak akan terlalu berharap bahwa pesawat tempur produksi PTDI yang pertama akan memiliki kemampuan seperti F-16 apalagi Su-30, memiliki kemampuan setingkat F-5 atau A-4 saja sudah lebih dari cukup, untuk yang satu ini saya sangat yakin para ahli yang bekerja di PTDI mampu membuatnya. Tetapi bagaimana kalau ternyata PTDI tidak mampu merancang bangun pesawat sendiri? Kalau kita mau memperhatikan perkembangan kemampuan Negara-Negara lain untuk membuat pesawat tempur sendiri, maka kita akan melihat bahwa Israel dan China sekalipun pernah mengcopy pesawat tempur yang diproduksi Negara lain yang kemudian diterapkan untuk pesawat tempur buatannya sendiri. Saat ini kita masih memiliki F-5 yang masih aktif maupun A-4 yang sudah digrounded, bagaimana kalau pesawat-pesawat itu dibawa ke hangar PTDI kemudian “dibedah” isinya sehingga PTDI bisa merancang bangun sebuah pesawat sendiri. Dan kalau mencopy kita anggap sebagai suatu hal yang tabu, maka tentu PTDI harus merombak dibeberapa tempat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki PTDI dan bisa meminta saran kepada pilot pesawat tempur TNI AU. Jika Negara seperti Israel dan China saja berani mengcopy pesawat tempur buatan Negara lain, kenapa kita tidak berani dan mau melakukannya?

Setelah urusan body pesawat selesai, kita akan berbicara tentang mesin, radar, kursi lontar dan senjata yang mampu diusungnya. Untuk hal yang satu ini tentu PTDI akan bekerjasama dengan pabrikan diluar negeri, toh pesawat tempur yang diproduksi Lockheed Martin, mesinnya dibuat oleh pabrikan lain. Dan kalau ternyata Negara eropa barat tidak berkenan bekerjasama dengan PTDI, maka kita tentu dapat berpaling ke Rusia untuk memenuhi kebutuhan itu. Saya termasuk seseorang yang percaya bahwa “jika seorang anak tidak berani jatuh saat belajar berjalan, maka ia tidak akan pernah mampu untuk berjalan”, artinya jika dalam pembuatan pesawat tempur buatan Indonesia ini mengalami hambatan atau setelah pesawat ini jadi ternyata performanya mengecewakan, hendaknya tidak berpikiran bahwa kita tidak mampu membuat pesawat tempur sendiri, tetapi menjadi pembelajaran bagi kita untuk membuat pesawat yang lebih baik.

Dalam tulisan saya diatas, saya tidak menyinggung soal dana pembuatan pesawat ini, karena orang terkaya di Indonesia sekalipun tidak memiliki kekayaan melebihi kekayaan pemerintah, maka tentu saja pendanaan kembali bergantung kepada pemerintah. Untuk yang satu ini saya hanya bisa berharap perekonomian Negara kita bisa lebih baik di masa yang akan datang, sehingga bisa menyisihkan anggaran untuk program ini dan dalam jangka panjang semoga Negara ini lebih memiliki kepedulian yang besar terhadap industri pertahanan dalam negeri.
Pembaca Angkasa yang budiman, sebagai pembaca majalah Angkasa tentu anda memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang kondisi pesawat TNI AU dibanding masyarakat lain, maka saya berharap teman-teman yang bekerja di PTDI, Media, Parlemen, di Departemen-Departemen terkait dan Pemerintah Pusat mau menggelorakan semangat kemandirian untuk membuat pesawat tempur sendiri. Atau jika 5, 10 atau 20 tahun nanti dimasa yang akan datang ada teman-teman pembaca Angkasa yang menjadi Dirut PTDI atau bahkan menjadi Presiden Republik Indonesia saya berharap teman-teman dapat memimpin proyek pembuatan pesawat tempur buatan Indonesia.

Akhir kata, kita adalah bangsa yang besar, tetapi kemampuan kita untuk melindungi diri sendiri pada saat ini berada pada titik nadir, jika bukan kita yang menjaga bangsa ini lalu siapa??

Foto : -Sukhoi, indoflyer.net Photos Division – Image copyright (Eddy Feebruanto Putra)

- A-4, Image copyright (Deon)

About these ads

October 17, 2008 - Posted by | Catatan Pribadi, PT Dirgantara Indonesia |

151 Comments »

  1. Mestinya bisa sekali, atau kesepakatan seperti india, kalau beli pesawat selalu ada opsi sebagian di rakit di negeri sendiri. Sekaligus alih teknologi…suka miris liat sigapore yang nggak punya air space buat latihan terbang aj, tetapi punya pesawat jauh lebih banyak dan modern dari kita.

    Comment by iman | October 28, 2008

  2. Memang kata kunci dari jawaban pertanyaan ini adalah KEMAUAN. Kata kunci ini kita belum punya. Jangankan untuk buat pesawat tempur, yang lebih mudah saja misalnya buat truck sendiri atau buat mobil sendiri atau bahkan sepeda motor sendiri belum dapat kita lakukan. Sudah bertahun-tahun kita rakit mobil dan motor, tapi ya terus saja ‘kebisaan’ kita hanya sebatas itu. Berpuluh tahun pula minyak kita digali dan dieksploitasi oleh asing seolah tanpa planning agar hal ini kelak dilakukan oleh kita sendiri secara bertahap.

    Kata KEMAUAN ini memang sangat dipengaruhi oleh seberapa tingginya nasionalisme petinggi suatu negara dan yang lebih penting lagi seberapa bersih jiwanya dari mental korup. Kalau keduanya rendah, tak heran kata kunci itu akan sulit muncul.

    Comment by angie | December 2, 2008

  3. kalau cuma mungkin, mungkin banget. engineer kita itu gak usah disekolahin juga udah pinter. kasih pesawat, disuruh liat diutak atik untuk ditiru bisa jadi kok. tapi ya itu QC nya harus jelas dan pemerintah harus konsisten. tapi pasti gak mudah. kebayang dong kalau Indonesia bisa buat pesawat tempur sendiri, keren n canggih gitu, pasti US, UK dkk cari cara untuk membuat indonesia gak jadi bikin,

    Comment by sumodirjo | December 3, 2008

  4. Sebenernye si bisa, Indonesia termasuk negara yang SDM nya mumpuni, dan bahkan lebih baik dari negara China & Jepang sekalipun, masih ingat bagaimana kita masih di segani dengan negara lain (sebenarnya) termasuk AS sendiri, karena bangsa Indonesia sendiri merupakan bangsa SDM nya mudah menyerap teknologi dari bangsa lain. Kalo untuk ngancurin MALINGSIA sih Indonesia cukup naro 5 Denjaka, 5 Kopassus, 5 Den Bravo, 5 Kopaska & 5 Kopaskhas dari TNI, hanya hitungan hari MALINGSIA udeh pasti KEEOOK ditangan Indonesia. karena AUSSI pun tau betapa Indonesia ahli dalam Strategi & taktik, maupun dalam pengembangan Ilmu Perindustrian, contoh : Singapur, tidak akan bisa berperang dengan negara lain tanpa bantuan negara Inggris & Amerika, MALINGSIA apalagi, Special Force nya aja di latih di Surabya, TNI pernah bertarung dengan Tentara GURKHA sampai tentara Gurkha sendiri mengakui Indonesia memang hebat. Tetapi sayang seribu sayang kini Indonesia sedang tertidur pulas dan si anak SIALAN (MALAYSIA) dengan berani mencari gara-gara dengan Indonesia padahal kaga tau dulunya di ajarin ama siapa dia, makanya sewaktu Indonesia ingin membeli 16 Pesawat Tempur Rusia “Sukhoi” betapa paniknya MALINGSIA, hingga kini mereka pun hanya bisa mencari gara-gara dan belum bisa menyerang langsung, beruntunglah Indonesia dari segala keterbatasan yang ada, tetapi masih di segani oleh negara lain. JAYALAH TNI, JAYALAH RAKYATNYA, JAYALAH INDONESIA KU, INDONESIA TUMPAH DARAHKU, MAJU TERUS INDONESIA (NKRI HARGA MATI UNTUK BANGSA INI)

    Comment by Benyamin Kemanggisan | December 4, 2008

  5. Hm….denger-denger Indonesia bikin pesawat stealth LS-X ya….???
    itu bener gak sih…??? klo bener ya sip lah!!!!
    maju terus Indonesiaku…!!!!

    Comment by [Smart_Crew] | December 25, 2008

  6. gagah sih boleh… bangga belumlah! LIPI itu apaan sih?

    Comment by wawu ndombleh | December 27, 2008

  7. Stealth Lsx, ga pernah dnger dr media, tp cuma lihat di you tube.. Tp kyknya cuma hoax doang.. Lipi? Lembaga ilmu pengetahuan indonesia

    Comment by adiewicaksono | December 27, 2008

  8. Awalnya tulisan ini dbuat untuk dimuat di majalah angkasa, berhubung tidak sempat mengirim ke redaksi, jadi ya nulis disini aja. Dan tulisan lupa dirubah sedikit hehehe… Sebagai tambahan informasi, ke empat sukhoi kita telah dpersenjatai (pernah nanya ke dispen au) tapi dengan 1 dan 2 alasan, tni au blum mau me release sebuah foto sukhoi kita lengkap dngan persenjataan air to air… Klo air to ground udah, walopun itu bom2 lawas dr tahun 60 an.. Dari 6 sukhoi yg dbeli, 2 telah datang.. Sementara pembuatan pesawat tempur buatan indonesia masih jauh dari harapan..

    Comment by adiewicaksono | December 28, 2008

  9. jawabannya bisa pak,,, cuma masalahnya dananya risetnya gak sedikit sementara kemampuan beli TNI sangat terbatas,, kalau mau bikin pesawat sendiri paling gak TNI AU harus membelinya sekitar 100an pesawat!!!

    Comment by andy | January 7, 2009

  10. sepertinya ide/isu tentang pembelian 24 Mirage 2000 dari Qatar perlu dielaborate, apalagi kalo bisa terealisasi, wuah mantep banget !!!

    Comment by taufik | January 12, 2009

  11. Bbrp bulan yg lalu, menhan dlm wawancara dgn sbuah majalah menyatakan opsi mengambil mirage akan dlakukan jika satu skadron tempur dbubarkan. Sebab, mnambah skadron br dngan pesawat yg blum pernah kita operasikan akan membuat biaya perawatan dan pelatihan yg cukup besar.. Sehingga opsi itu smentara tdk kita ambil..

    Comment by adiewicaksono | January 12, 2009

  12. Kalo pesawat tempur sih pesawatnya bisa aja tapi avioniknya radarnya dsb ntu yang g yakin deh -maaf Indonesia
    itung2 kaya pesawat R/C aja gt mirip2 kok teknisnya

    kalau ground vehicle atau kapal masih bisa lah
    mungkin ntar ada desain2 kapal / patrol boat baru lagi
    kalau tank / APC mah resmi dianggep bisa aja lah Pindad mampu kok

    kalau senpi TOP banget PS-01 pistol cuman Indonesia yang pakai n bikin

    Comment by RajA TegA | January 15, 2009

  13. LS-X? pernah lihat di youtube. Tapi membuat stealth itu muahal banget. utk Raptor aja milyaran dolar. tapi siapa tau pemerintah mulai dingin hati dan kepalanya utk menyisihkan hasil pajak utk membuat jet tempur sendiri. daripada uang pajak di serap koruptor. Utk Pt DI n’ semua Engineer yg nganggur(jangan marah broer…)sekadar saran cobalah kalian sendiri yg berinisiatif. kalo udah jadi tu RajaSing..aeh,Singapur n’MALINGSIA ama inggris n’ AS pasti kebakaran jenggot!kebakaran Jem…n’ yg pasti pemerintah harus ningkatin pendidikan n kesehatan buat rakyat. supaya orang2 pinter kita ga pada lari kesana beri mereka jalan utk ngembangin n mencurahkan ilmunya utk negara ini. MERDEKA!!!

    Comment by andrian | February 1, 2009

  14. Sebenarnya Indonesia bisa bikin alutsista sendiri.Dasar orang kita sendiri yang ndak niat.Coba ingat negara Jepang,sebelum perang dunia 2,mereka secara mengejutkan mampu membuat persenjataan muali kapal perang sampai pesawat dengan teknologi sendiri.Walaupun akhirnya Jepang keok karena dikeroyok sekutu,tapi pada awalnya senjata2 Jepang cukup mumpuni di medan perang. Bukankah Pearl Habour luluh lantak oleh serangan pesat2 tempur Jepang? Juga armada Belanda yang mangkal di Indonesia,akhirnya ndak berkutik saat disatroni oleh kapal-kapal perang Jepang.Masalahnya sekarang adalah,orang-orang kita sudah diracuni otaknya oleh pola pikir kapitalis dan materialistis.Jadinya belum apa-apa orang kita dah mikir untung aja.Itu sebabnya yang namanya biaya riset,biaya pengembangan sampai produksi katanya “mahal”.Sebab belum apa-apa mereka ditipa lini dah mikir gimana cvaranya dapat untung sebesar-besarnya.Coba kalo para orang pintar di Indonesia mau “berkorban” sedikit aja dengan mencurahkan ilmu dan tenaga maksimal tanpa minta upah gede, saya yakin yang namanya biaya itu bisa ditekan.Namun apa mau dikata?Bisnis pengadaan senjata adalah lumbung uang.So,kabarnya banyak piihak yang sengaja ndak mau Indonesia punya industri militer sendiri.Bisa ditebak,dengan mengandalkan impor,maka para mafia pembelian senjata yang dibekingi oleh pejabat2 bisa dapat untung banyak dengan markup harga senjata yang dibeli dari luar.

    Comment by Jabir | March 5, 2009

  15. gw yakin aja dengan kemampuan indonesia…..
    yang jadi masalah kagak ada yang terlalu peduli dengan peralatan militer sehingga dananya pun jadi kagak ada deh….
    pelajar indonesia terlalu di doktrin buat jadi anak yang kaya uang

    Comment by puji | March 18, 2009

  16. merancang sebuah pesawat tempur gak semudah yg kita bayangkan
    beda dengan pesawat angkut sipil kayak N-250,intinya kita perlu kerja sama dgn negara lain,bisa Rusia ,China.kita ambil contoh Pakistan kerja sama den china dlm proyek JF-17.cuma maslah dana yg akan jadi kendala.menurut saya kita gak usah muluk dulu lah, buat yg lain aja dulu seperti rudal anti pesawat,meriam anti serangan udara.senjata2 tersebut jg minimal bs jadi andalan untuk menjaga wilayah udara indonesia,Rusia dan china bisa menjadi partner kita dalam kerja sama tersebut

    Comment by hendri | April 8, 2009

  17. ayoooooo maju indonesia

    Comment by riyanto | April 8, 2009

  18. mas hendri.. smua pencapaian umat manusia berawal dari mimpi.. jadi salahkah kita bermimpi bahwa Indonesia mampu membuat pesawat sendiri???

    Betul apa yang anda bilang bahwa, butuh pendanaan yang besar untuk membuat pesawat tempur… Saya pribadi pernah menanyakan hal itu kepada PTDI dan mereka bilang butuh dana untuk riset… dan semua tahu, klo dana riset itu didanai oleh PTDI sendiri dan tidak ada jaminan dari pemerintah bahwa TNI akan menggunakannya.. maka tentu PTDI akan setengah hati mendanai program tersebut..

    Tahun lalu, Pemerintah Korsel dan Indonesia menandatangani kerjasama, untuk membuat pesawat latih… semoga ini menjadi awal dari kemandirian untuk membuat pesawat tempur sendiri..

    Comment by adiewicaksono | April 8, 2009

  19. ayo PTDI kamu bisa….
    satu pesawat tempur aja….jadilah…
    buktikan PTDI.jangan mau di anggap remeh negara lain.tunjukkan taringmu..
    masalah dana jangan khawatir,kumpulkan orang2 terkaya di indonesia dan minta tolong sumbangannya…untuk satu unit pesawat saja, sebagai pelopor…

    Comment by dood | April 9, 2009

  20. sepakat dimana ada kemauan di situ ada jalan. jangan sampai negara kita yang besar tidak di imbangi dengan kekuatan yang besar dari pertahanan keamanannya karena bisa kacau

    Comment by bunga raya | April 16, 2009

  21. poosing deh mikir idonesia, boro2 berkorban laa wong wakil rakyat nya saja, mikir kempoong nya sendiri di rewangi pada strees gitu kok. ya ndak…?

    Comment by andi | April 19, 2009

  22. maksutku yg gagal jadi wakil rakyat stres, yg jadi otomatis membesar kan perut nya alias kempuung nya… gitu loo !

    Comment by andi | April 19, 2009

  23. kita sudah mampu sebenarnya dalam menciptakan pesawat tempur sendiri, hanya saja kendalanya tetap klasik yaitu mengenai pendanaan yang relatif ga kecil karena sistimnya kerjanya yang semuanya serba high technology. meskipun begitu kita tetap punya kebanggaan krn ternyata indonesia sudah sedikit demi sedikit bisa mnegembangkan proyek pesawatnya hingga keluar negeri.

    Comment by arsiva | April 19, 2009

  24. @ andi, ini kembali kepada kita.. apakah kemarin kita sudah memilih caleg yg benar???

    @ arsiva, semua kembali kepada keputusan pemerintah… niat apa engga untuk memajukan TNI… toh kita sudah pernah mendengar anekdot, “apa sih yg ga bs dibuat orang Indonesia?”

    Comment by adiewicaksono | April 20, 2009

  25. Saya Sangat-sangat super setuju dengan tulisan anda,saya yakin Orang Indonesia akan mampu untuk itu sekalipun membutuhkan waktu lama dan dana yang besar. Ketimbang terus membeli mengapa tidak dicoba “membedah pesawat tempur kita yang sudah mulai usang tadi”, kalau diberi kesempatan siapa tau akan berhasil.

    Untuk membuat pesawat & perangkat keras lainnya merupakan kerja super berat, tetapi paling tidak bisa dimulai dengan merancang perangkat lunaknyanya.
    Atau merancang sebuah sofware & perangkatnya untuk mengacaukan radar atau teknologi komputerisasi persenjataan agar jikalau ada serangan pesawat musuh bisa kita tangkal dengan memblokir / mengunci sistem senjatanya.

    Memang saya terlalu berkhayal dan terlalu berharap, akan tetapi perlu diingat bahwa kemajuan teknologi di dunia ini semuanya diawali dengan khayalan dan nantinya akan diwujudkan dalam kenyataan.

    Comment by Farid Mudlofar | April 21, 2009

  26. SEBENARNYA BISA BANGET,TEKNISI KITA YANG BANYAK BANGET INI BUAT APA??????
    SEPERTI SEKOLAH KEDINASAN STPI CURUG-TANGERANG ITU SETIAP TAHUN BANYAK TEKNISI YANG DILAHIRKAN,TAPI BUAT PESAWAT SIPIL…….TINGGAL DISEKOLAHKAN KELUAR SEBENTAR AMBIL PEMBELAJARAN KONTRUKSI PESAWAT MILITER KE RUSIA,AMERIKA,N USA PASTI KITA LEBIH BAIK ITU,…..
    BANYAK TEKNISI2 MUDA YANG BEKERJA DI PESAWAT SIPIL…..
    SEBELUM LULUS PENDIDIKAN DI STPI MISALNYA NEE, NEGARA TINGGAL DATANG KESANA DAN MEMINTA BEBERAPA ORANG TERBAIK JA,…..
    ADA PEPATAH”SIAPA YANG MENGUASAI UDARA PASTI PEMENANG”.
    SEMOGA PIHAK2 MILITER,NEGARA DAN PRESIDEN MENGERTI AKAN HAL INI,…..

    Comment by LOOSER_KID | April 25, 2009

  27. A-4 TNI-AU Ganti Sukhoi
    nati agustu sukhoi su-27 skm indonesia
    nati Sukhoi Malaysia Su-30mkm 18 Full Wepon
    Halini M52-18
    INDONESIA WASPADA SAMA TUDM

    PESAWAT JET
    A-4 DI MUSEUM JOGA
    PAK GALL FOTO SUKHOI INDONESIA
    FANS SUKHOI RUSSIA DAN TNI-AU
    Trianto

    Comment by Tranto gani | April 27, 2009

  28. semua pasti bisa dilakukan asal pemerintah berniat aja, dan suruh PT DI unutk mengerjakan pesawat tempur aku yakin pasti bisa, kalau gak percaya coba aj.

    Comment by rudi | May 10, 2009

  29. iya buat pesawat 80 ekor aja
    40 ekor ditempatkan di kupang NTT
    40 ekor ditempatkan di pekanbaru
    maka……..
    malingsia dan wedus-tralia
    pasti tidak bisa tidur pulas…..
    oke semua……..

    Comment by flanker | June 4, 2009

  30. sebenarnya kita sudah bisa membuat pesawat sendiri, tapi kembali kepada anggaran pertahanan kita yang terlalu cekak hingga tidak sanggup meng “on”kan pesawat2 kita yang sudah ada di hanggar. contoh kecil saja pesawat F-16 nya AS saja sayapnya yang buat juga dari indonesia. semua itu tinggal kemauan dan tekad para pemimpin kita untuk membangun pertahanan yang kuat dan memadai bagi kelangsungan negara kita

    Comment by PANGLIMA KUMBANG | June 11, 2009

  31. merdeka,

    gua pingin banget ngaglak malingsialan tu.

    perang…perang dah,

    berani sentuh pertiwi indonesia, mampus kalian

    Comment by andri | June 12, 2009

  32. Benar…
    Untuk awal perdana, “nyontek” gak masalah… wong Toyota aja awalnya “nyontek” Renault Spider…
    Dan benar, masalahnya “MAU” atau “TIDAK MAU”

    Susahnya, para pemimpin kita udah terlanjur “MENTAL CALO” “tukang nyari duit kecil” dan jarang yang berjiwa NASIONALIS.

    Malah sebenarnya kalau dilandasi kerja sama, mungkin dengan DESAULT Aviation, SUKHOI atau MIKOYAN N’ GUREVICH kita bisa bukan hanya “modal nyontek” tapi juga ngembangin. Misalnya kita sama-sama Sukhoi ngembangin rancangan SU-47 yang nantinya bisa kita produksi sendiri.

    Lalu mengenai persenjataan (armed missile), emangnya orang kita gak ada yang bisa elektronik dan teknologi informasi? Apa susahnya ngembangin armed seeker, yang malah beberapa missile seeker buatan Vympel dipublikasikan secara luas. Kenapa gak nyoba modifikasi seeker Vympel tersebut sehingga bisa diaplikasikan ke dalam Raytheon AIM-9X Sidewinder misalnya.

    sekali lagi, masalahnya “MAU” atau “TIDAK MAU”, bukan “bisa” atau “tidak bisa” karena saya yakin WNI banyak yang bisa dan mampu.

    Comment by Yudika | June 17, 2009

  33. Siapa bilang Pesawat SU kita tidak dipersenjatai??

    Mungkin anda kurang kenal dengan dengan “Orang dalamnya”
    FYI yes our SU Have been armored tapi ga di publikasikan!
    Dan SU yang qta punya sekrang Total Jenderal 13 SU..

    Saya percaya koq untuk indonesia membuat pesawat sendiri otu bisa,qa tidak usah berkaca dari anggaran belanja atau semacamnya lah!Qta flashback sedikit dimana pada waktu itu Negara qta mempunyai orang paling pintar di dalam bidang ilmu Khususnya Kedirgantaraan yaitu Bpk B.J.Habibie!
    Dimana beliau pun sudah diakui oleh dunia dan dijuluki Mr.crack from asia karena kepintaraannya,jujur saya sangat meneyesalkan kepada bangsa sendiri yang membuang beliau begitu saja..
    Pertanyaannya adakah orang seperti beliau lagi di negara ini??

    JuJur saya lebih percaya bahwa bidang kedirgantaraan jauh lebih maju dan bisa membikin ciptaan sendiri di bidang aeronautica jauh lebih baik drpd yang Pindad lakukan!
    Pertanyaan lagi,akankah ada Badan milik Negara yang akan dibentuk lagi seperti IPTN/P.T DI??

    Berbicara soal Dana kita bisa mensalahkan tutupnya P.T DI,semuanya kembali lagi kepada Komisi 1 DPR/MPR RI
    Apakah mereka mengerti bahwa pemotongan anggaran dana pertahan demi menaikan dana pembangunan (yang sejatinya sebuah pembangunan berarti memerlukan penambahan pertahanan dan keamanan)
    Pertanyaan nya adalah,apakah para anggota dewan kita yang terhormat mempunyai sikap miltansi dan sifat patriotik yang tinggi sebelum mereka siap mengeruk keuntungan demi kantong mereka demi integritas bangsa??

    Jauh dari semua pertanyaan itu saya yakin koq apabila adanya suatu kesadaran dari pemerintah dan adanya orang-orang yang ahli di bidang dirgantara bahwa indonesia akan mampu merebut kembali kejayaan 1965 sebagai macan asia dengan ciptaan dalam negeri sendiri!

    Jangan underestimate lah guys sama angkatan RI qta sendiri,banyak “top secret” yang diungkap ke publik!bagaimanapun qta harus yakin bahwa Para pembela negara kita di Garis depan tidak kalah dengan negara luar!
    Ingat militer negara menempati peringkat 13 dunia dan sudah diakui..

    Regards
    Long Live indonesia
    keep peace in our nation

    Comment by Izky | July 1, 2009

  34. @ izky
    Tolong dilihat.. tulisan ini dibuat tanggal 17 Oktober 2008..

    Betul Sukhoi kita -off the record- sukhoi kita sudah dipersenjatai.. Kasus serupa juga pernah terjadi dimana sejak awal F-16 kita dipersenjatai dgn rudal air to ground AGM-65 Maverick tapi baru dipublikasikan menjelang tahun 2000an.. Tunggu saja tanggal mainnya..

    Ada beberapa hal dari komentar anda yg nampaknya harus saya luruskan:
    - Su kita 13 unit?? seingat saya kita hanya punya 2 Su-27SK 2 Su-30MK dan 3 Su-30MKK dan yang blum datang berdasarkan kontrak yang sudah dibuat adalah 3 Su-27SKM. Jadi total saat ini kita hanya mempunyai 7 Sukhoi.

    - Statement resminya, Habibi lebih memilih untuk tinggal di Jerman karena kesehatan istrinya. Apa yg sebenarnya terjadi kita tidak tau.

    -PT.DI tidak ditutup, kemarin sempat ada putusan pengadilan yang menyatakan PT.DI pailit, tapi dibatalkan oleh MA. Kontrak terakir yang dibuat adalah pemesanan CN-235 MPA dari Korsel

    Comment by adiewicaksono | July 1, 2009

  35. tolong di kabarkan berita gembira ini kepada para pemimpin kita negara republik indonesia ,tlng pak kalau tidak sanggup menangani masalah ambalat jual aja minyaknya tapi pulaunya jangan di jual,bayar semua hutang kita dan harus ada sisa uangnya Rp 1 milyar dolar,dan uang tersebut untuk pembangunan,kesejahteraan seluruh rakyat indonesia.agar negara kita maju dan rakyatnya tidak sengsara,dan kalau tidak perangi aja malaysia itu sudah sangat terlalu mencari-cari kelemahan indonesia untuk dihancurkannya bersama inggris,kerana dulunya malaysia itu dulunya pada jaman majapahit bagian dari indonesia,terima kasih wasallam.

    Comment by ricky | July 2, 2009

  36. @ ricky, ada bbrp hal yang harus anda tahu.. pertama ambalat bukanlah suatu pulau.. tetapi merupakan wilayah laut.. kedua, minyak yang ada disana bila dijual tidak akan mampu untuk membayar hutang republik ini..

    Comment by adiewicaksono | July 4, 2009

  37. TENANG, SETELAH SAYA JADI PRESIDEN NANTI, INSYA ALLAH, SAYA AKAN MEMPERKUAT PERTAHANAN DAN KEAMANAN INDONESIA DENGAN CARA MEMPRODUKSI SENDIRI ALUTSISTA BUATAN INDONESIA. DAN SAYA YAKIN BAHWA PT. DI,PT. PAL,PT. PINDAD,SERTA LAPAN MAMPU MEMBUAT SENDIRI ALUTSISTA BUATAN INDONESIA.HAL INI TERBUKTI OLEH PT.DI YANG BERHASIL MEMBUAT CN 235 DAN PESAWAT NIR AWAK, DAN PT.PAL YANG BERHASIL MEMPRODUKSI KAPAL2TEMPUR YANG KHUSUSNYA BERBODY ALUMUNIUM, SERTA PT.PINDAD YANG MAMPU MEMPRODUKSI PANSER WALAUPUN MESIN MOTORNYA MASIH HARUS IMPOR YG MEMBUTUHKAN WAKTU YG LAMA, SEDANGKAN LAPAN YANG TERUS MENUNJUKKAN KONSISTENSINYA DALAM MEMBUAT ROKET SECARA MANDIRI SEPERTI ROKET JENIS RX 420 YANG AKAN DILUNCURKAN PADA TAHUN 2009 INI.SAYA BERUSAHA TIDAK ADALAGI IMPOR KOMPONEN DAN ALUTSISTA SECARA UTUH.KARENA UNTUK MENGENBANGKAN USAHA ITU DI BUTUHKAN PERHATIAN PEMERINTAH SECARA LEBIH DENGAN DIIMBANGI KEBIJAKAN EKONOMI YG BAIK.

    KARENA PEREKONOMIAN DAN SISTEM PERTAHANAN HARUS BERJALAN DENGAN SELARAS. TANPA HAL ITU, SEMUANYA AKAN PERCUUUMAAAA.SEBAB DENGAN PEREKONOMIAN YANG BAIK MELALUI KEBIJAKAN YNG TEPAT DAN MANTAP MAKA NEGARA AKAN DAPAT MEMBIAYAI PENGEMBANGAN INDUSTRI DAN TEKNOLOGI SECARA MANDIRI UNTUK DAPAT MEMPRODUKSI ALUTSISTA SECARA MANDIRI TANPA BANTUAN NEGARA LAIN, SEHINGGA SETELAH ALUTSISTA KITA MEMADAI MAKA KITA AKAN DAPAT MENJAGA WILAYAH TERITORIAL KITA DARI PEMBAJAK ASING, SO SELURUH KEKAYAAN SDA DIWILAYAH TERITORIAL KITA DAPAT DIMANFAATKAN OLEH KITA SENDIRI.

    SEHINGGA DARI HAL DIATAS, KESEJAHTERAAN DAN KEMAKMURAN MASYARAKAT DAPAT TERUS BERLANJUT DENGAN DIIMBANGI SISTEM PERTAHANAN KITA YANG SEMAKIN KUAT.NAMUN UNTUK MEWUJUTKAN HAL ITU JUGA DIBUTUHKAN KERJASAMA PEMARINTAH DAN MASYRAKAT YANG BAIK. MASYARAKAT HARUS MAU MELAKSANAKAN DAN MEMBANTU PEMERINTAH DLM MENJALANKAN KEBIJAKANNYA SEPERTI MENCINTAI BARANG2 DALAM NEGERI N STOP LOVE IMPORT STUFFS. JANGAN SEDIKIT2 DEMO, KITA HARUS TAHU TERLEBIH DAHULU APA KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN MENELAAHNYA DENGAN BAIK2 MENGENAI DAMPAK KEDEPANNYA.SEDANGKAN PEMERINTAH HARUS MEMBERIKAN KEBIJAKAN YANG TEPAT DAN MANTAP SERTA TIDAK MENGAMBIL KESEMPATAN DALAM KESEMPITAN.DAN PEMERINTAH HARUS MEMB ERIKAN KEISTIMEWAAN KEPADA PENGUSAHA DALAM NEGERI DALAM MENGEMBANGAN USAHANYA DEMI KEMAKMURAN DAN KESEJAHTERAAN BANGSA KITA SERTA LEBIH AGRESIF DALAM BERTINDAK MENGHADAPI SESUATU KHUSUSNYA KEBIJAKAN DARI PIHAK LUAR YANG MERUGIKAN KITA DAN MEMBODOHI KITA SECARA DIAM2 MAUPUN TERANG2AN.N TIDAK LUPA KAPAN PT.DI MEMPUBILASIKAN JET TEMPUR ASLI BUATAN INDONESIA?CZ SAYA SUDAH TIDAK SABAR MENUNGGUNYA? N MAJU TERUS BUAT PT.DI,PT.PAL,PT.PINDAD,LAPAN DAN SEMUANYA, WASSALAM.

    Comment by (WRS) anak indonesia asal jember perum GMI | July 5, 2009

  38. maju terus tanpa menyerah bangsaku demi kedaulatan dan kehormatan negara, kita ini anak bangsa optimis bisa membangun persenjataan yang canggih,berbanggalah dan percaya diri memakai produk bangsa sendiri, pemerintah harus lebih serius dan bersemangat membangun persenjatan sendiri. jayaraya indonesiaku.

    Comment by ponco | July 7, 2009

  39. Sebenarnya Indonesia mampu tapi takut dengan amerika…
    karena Indonesia saat ini seperti hewan peliharaan…
    Seperti seekor kerbau…

    Comment by Addin salim | July 9, 2009

  40. Indonesia bisa membuat pesawat tempur sendiri ( PT Dirgantara Indonesia -Bandung ). Dulu perusahaan ini masih sehat pernah membuat komponent untuk fighter F-16. Masalahnya membuat pesawat tempur sendiri perlu dana cukup banyak beda dng membuat pesawat sipil dng jumlah tak terbatas sehingga modal bisa kembali dan kemungkinan ada profitnya. Contoh kalau kita mau bikin pesawat terbang pertama harus membuat minimal 4 buah sebelum di produksi.
    Ke 4 itu salah satunya tuk uji coba terbang, satu untuk static test, destroy test… ini sudah memerlukan milyaran rupiah sebelum pesawat itu layak untuk di produksi.
    PT DIrgantara mampu untuk membuat pesawat tempur yg canggih tapi tidak ekonomis karena hanya untuk memenuhi kebutuhan HANKAM saja….indonesia lebih baik beli dari luar dng dana yg terbatas.
    PT DI selama ini memproduksi pesawat sipil dan versi militer, contoh helicopter Super Puma dng di lengkapi RUDAL Exocet AM39 dari udara ke laut. Banyak orang2 indonesia yg pinter kususnya di bidang teknoligi pesawat terbang dan sistem senjata yg ada di PT DI- Bandung.
    Semoga negeri Indonesia semakin baik ekonominya dan akan mampu tuk meningkatkan pertahanan negara lebih baik lagi. BRAVOOOOOOOO INDONESIA.
    ..Leo/ USA.

    Comment by Leonardi | July 13, 2009

  41. 1.ahli kita jangan di anak tirikan krn ada yg takut tdk dpt posisi trs digeser,dikuyo kuyo ( dijelek jelekan krn bau orde baru menurut saya ini yg terjadi kepada pak habibie dan keluarga.orang teknik lbh suka tdk diexpose ato ikut2 berpolitik takut kerjaannya keteteran).pikirannya adalah kalo berhasil yg diacungi jempol duluan kan pimpinannya.mereka ini dirangkul,ditempatkan di kawasan khusus dimana mereka bisa berkembang dan bekerja sebagai asset misalnya dijadikan anggota TNI semisal ikatan dinas pendek tp pakaian preman shg status mereka di negerinya sendiri jelas .yg profit minded jgn dulu diajak tp ttp dirangkul.sering diajak sharing dan dituntut utk bisa memberi inovasi baru.Job desc mereka ini anggota TNI yg bisa jg merangkap karyawan pabrik pesawat terbang spy bila sepi order tdk perlu ada PHK besar besaran.asset mesin produksi merupakan milik negara dikuasai militer dengan tujuan produksi suku cadang terbatas bkn milik asing apalagi modal dari asing.
    2.riset bahan jgn melulu bahan tradisional.polymer yg lbh kuat lbh ringan dari aluminium alloy klo ada.
    3.sistem dan prosedur uji dipangkas krn cuma akan dipakai dlm negeri.ujicoba dilakukan selama pesawat tersebut dioperasikan secara terbatas.utamanya bisa terbang sesuai dgn yg diinginkan.mesin tdk ngadat selama uji coba,bisa ngebom.quality over quantity.ktnya negara lain baru melirik klo pesawat trsbt dipakai dlm negeri( pesawat militer oleh TNI AU )setelah ada yg tanya mau pesan sdh kasih dp bru dicarikan sertifikat kelaikan ato pemesan diajak urunan ( patungan,kalo mau ) cari sertifikat dengan imbalan pemangkasan harga tentunya,klo ditinggal lari anggap sj bkn rejeki yg penting jgn sampai loss banyak2

    Comment by tri | July 30, 2009

  42. @tri, saya sangat setuju dengan pendapat anda..

    Comment by adiewicaksono | July 31, 2009

  43. NO COMMENT….!!!!!!!!!

    Comment by ariel Setiawan Nandar 85914 | August 2, 2009

  44. posting yang sangat inspiratif, semoga banyak “penentu” di negara ini yang membaca tulisan ini dan sadar akan kemampuan diri sendiri

    Comment by Kudhana | August 4, 2009

  45. Ga mungkinnnnnnn…… bukan bodoh, cuma tongpes alias BOKEK.

    Comment by bukan noordin tobs | August 16, 2009

  46. Semuanya bisa terujut kalo pemerintah mendukung

    Comment by Hendrik | August 18, 2009

  47. kalo emang niat mah apa seh yang nggak bisa, kita punya semua dari mulai bahan sampe tenaga ahli. cuma didukung ngga ama semua kalangan.

    Comment by batrez | August 19, 2009

  48. Siapa bilang Indonesia tdk bisa membuat pesawat tempur sendiri? Dengan sdm yg kita sdh dimiliki dan sumberdaya alam yg ada hal itu pasti bisa terwujud.Apalagi kita juga punya mantan pemimpin yg sdh diakui dunia kehebatannya dlm hal teknologi dan kita jg sdh punya pabrik pesawat yg diakui dunia kwalitasnya.Hanya saja ada sebagian pemimpin kita yg tidak mau hal itu terwujud.Salah satu contoh adalah dg mengontrakkan dua atau tiga sumur minyak kita kpd negara yg mempunyai teknologi peralatan tempur udara dan proyek pengerjaannya dilakukan dipabrik pesawat dlm negeri.Dengan demikian maka negara kita bisa memiliki apa yg dimiliki oleh negara lain dan juga hal itu akan menciptakan lapangan kerja buat masyarakat kita sendiri.Mudah-mudahan semua pemimpin dinegara kita bisa menyadari hal ini.

    Comment by nafi | August 21, 2009

  49. untuk shockterapi biar malingsia gak macam2 perlu diberitakan buat rudal ICBM, universitas ma lemabga roket dah sering riset, taruh aja rudal jarak sedang dekat perbatasan dengan malaysia, di riau, batam, kaltim biar mikir tuh malingsia dengan datuk BAD awi nya…gak maen srobot, curi sana-xini, claim sana sini, palg kirim teroris sekarang…jitak ae kepala BADawi…jitaknya pake 1 peluru ae dari SS-1 nya Indonesia dah cukup….

    boleh dicoba tuh…RIGHT OR WRONG INDONESIA IS MY COUNTRY !!!

    Comment by mav | August 24, 2009

  50. saya mau usul moga2 ada yang baca dipahami dan bisa buat masukan ke dephan :

    taruh kapal selam yang indonesia punya di perbatasan malaysia dan philipina dengan alasan malaysia=malingsia sudah mulai “main2″ dan philipina gerakan MILF muslim radikal diwaspadai jadi pemasok senjata untuk gerakan teroris di indonesia selain dari thailand selatan…terutama malingsia orang2 MALON yang mengaku serumpun ini sudah mulai kurang ajar dan sekali2 harus dihajar..bila perlu adakan saja perang terbuka dengan malingsia tinggila BADawi berani ato tidak…ato seperti jaman dahulu kirim surat tantangan ke malingsia ketemu di ambalat atau selat malaka kita bertempur atau di tanah kalimantan perbatasan kita perang disana.
    inggris mau silahkan saja…sekali2 kita uji tanding dengan SAS yang dulu kita coba diulang lagi…kan sudah beda kondisi pasukan khusus kita…anjing kolonial macam malaysia memang harus dihapuskan dari muka bumi !!!

    Comment by mav | August 24, 2009

  51. Kita harus yakin bahwa kita bisa membuat pesawat tempur sendiri, yang perlu kita bangkitkan adalah semangat anak muda yang berjiwa nasional dan kemampuan intelektual yang tinggi. Kita lihat jepang dari gak punya apa2 bahkan duitpun gak punya tahun 1860an, semenjak restorasi Meiji dalam waktu 30 tahun jepang bisa buat kapal induk (dengan berat ribuan ton) serta dilengkapi ratusan pesawat tempur. Semua anak-anak muda dkirim oleh pemerintah jepang untuk belajar industri, pertahanan, sistem pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi dll. saat terintegrasi.. Sementara kita Indonesia???????? kita juga bisa lihat Iran sekarang udah bisa bikin rudal sahab dan pesawat tempur Saeqeh setara F18.. kalo mereka bisa dengan niat yang tinggi, kita juga pasti bisa! kita pun selaku pemuda Indonesia harus bisa berbuat sesuatu yang real.. dengan belajar sebaik-baiknya dan mengamalkan ilmu itu untuk rakyat Indonesia!! hidup Ilmu, hidup nasionalisme, Hidup para cendikiawan dan hidup untuk calon pemimpin yang tegas dan visioner!!

    Comment by Rano Inarno | September 3, 2009

  52. INDONESIA pasti BISA!!!!!!!!!!!!

    RUSIA kan pernah buat SU 30 MKI khusus buat INDONESIA, knapa kok g jadi? kok malah SU 30 MKI dipake ma MALAYSIA?
    padahal kalo jadi, INDONESIA bisa alih teknologi untuk membuat pesawat tempur generasi ke 4.
    Contoh dong CINA, kan mereka dah bisa buat sendiri pesawat tempur seperti J-7, J-8, & J-10.
    INDONESIA kapan nih???
    Q tunggu info’a!!!!

    jangan jadikan negara tercinta kita sebagai negara konsumen. coba dong, jadikan negara kita negara produsen.

    JAYALAH INDONESIA!!!!!!!!!!

    Comment by silverhawk | September 8, 2009

  53. KEMERDEKAAN INDONESIA adalah AMANAH BESAR dari ALLAH SWT Tuhan Semesta Alam membawa nilai-nilai dan misi kemanusiaan yang telah dirahmatiNya sebagaimana tertuang dalam naskah Proklamasi.Dan untuk kejayaan Indonesia kita semestinya mampu mensejajarkan kekuatan segenap lapisan pertahanan Indonesia dengan bangsa maju lainnya.

    Apa jadinya kalau kita tidak mampu membawa AMANAH BESAR dari TUHAN YANG MAHA ESA ini..? sudah tentu kelak akan beralih kepada bangsa yang lebih baik dan mampu dan itu bukan tidak mungkin terjadi.

    Hal mendasar dari tidak berkembangnya kemajuan dan nilai pertahanan kita adalah bahwa kita tidak memiliki tokoh PEMIMPIN sejak era Soekarno-Hatta,yang ada hanyalah tokoh PEJABAT. Arti kata kita tidak lagi AMANAH terhadap apa yang ALLAH SWT titipkan kepada bangsa Indonesia.

    Yang terbaik saat ini adalah jangan menunggu,ayo… kita buat pemantik bangun harga diri bangsa dengan apapun yang bisa kita lakukan,sekecil apapun itu kita kobarkan bersama,lalu dibuat rekening UNTUK BANGSAKU yang diawasi tokoh terbaik dilintas adat dan agama (bukan DPR)yang ada
    di Indonesia untuk nantinya dijadikan sebagai dana penelitian untuk membangun industri pertahanan kepada generasi yang berkualitas lahir dan batin.

    Semoga hal ini mendapat dukungan segenap pihak terutama Mentri Pertahanan

    Comment by gayus octavianus | September 8, 2009

  54. dari tdk ada mnjadi ada. jng malu mniru kbaikan. niat usaha dan doa trus jng menyerah.

    Comment by nkri | September 23, 2009

  55. Dulu wright bersaudara membuat pesawat dan dulu masih belum ada apa-apa. Tetapi mereka berusaha gigih hingga akhirnya semua berkembang pesat menjadi benda2 canggih. Padahal mereka tidak mendapat dukungan siapa2. Mereka menciptakan sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada. Inilah yang seharusnya menjadi referensi bagi para insinyur kita. Pesawat yang sudah bobrok alangkah baiknya kalau di jadikan penelitian atau di upgrade menjadi buatan sendiri seperti Iran yang sudah mampu membuat pesawat fighter sendiri.

    Comment by andrie | September 27, 2009

  56. Membuat Hp, komputer, mobil n motor aja ga bisa, mau buat jet tempur…mikir donk…

    Comment by grumpy | November 1, 2009

  57. boro2 bkin psawat tempur…prcaya diri tu yg kurang..sebenar bisa tapi gak percaya ma kemampun sebdiri……..

    Comment by susilo | November 5, 2009

  58. behh… pejabat cuma mikirin perut n bawah perutnya sendiri! mereka pikir orang indonesia berani mati, perang aja pake bambu runcing bisa menang! jadi ga perlu peralatan perang modern n canggih. kalo emang mo buat pesawat tempur sendiri ga usah banyak omong n sok paling ngerti atau paling pinter! contoh kaya cina n iran…mantap!!! mereka punya komitmen n kerjasama yg baik dengan sesamanya.ga banyak omong tau2 tampil tuh jet fighter! ORANG INDONESIA CUMA BISA OMONG BESAR!!! tu kata orang luar.

    Comment by grumpy | November 6, 2009

  59. Hmmm ada yang bertanya soal rancangan pesawat LS-X yah
    Sekedar meluruskan yah Bro2 semua, pesawat tersebut adalah gambar rekaan dari Bro iwanenator (anggota Forum Militer Kaskus). Dan dia jadi gusar juga karena gambar2 hasil goresannya tersebut banyak disebut2 orang sebagai program RI di Kaskus sendiri dia sdh beberapa kali mengklarifikasi hal itu.
    Kalo soal gambar seperti itu sebenarnya masih ada lagi yang dibuat oleh bro steathfalnker (juga anggota Formil kaskus).

    Kalo buat pesawat yah walaupun saya percaya para ahli kita bisa membuatnya tapi paling tidak belum untuk sekarang (menurut saya) itu masih butuh perjuangan dan pendalaman yang lama, kalo pesawat baling2 sih saya yakin bisa PT DI kan dah bikin tapi kalo jet yah harus belajar lagi

    Comment by venom | November 9, 2009

  60. bukan satu hal yng mustahil.bikin pesawat penumpang sj bisa apalg pesawat tempur…masalah mesin pake disai saya aja..kalo perlu ..disain pswtnya jg…kita kan ahli bikin layangan..

    Comment by eko kartiko | November 10, 2009

  61. bukan satu hal yng mustahil.bikin pesawat penumpang sj bisa apalg pesawat tempur…masalah mesin jet magnet pake disain saya aja..kalo perlu ..disain pswtnya jg…kita kan ahli bikin layangan..

    Comment by jumaidi kartiko | November 10, 2009

  62. LS-x rupanya seperti apa ya kalo boleh minta kirim ke emailku topone07ku@yahoo.com.soal struktur kan sama dengan pesawat sipil cm skala kekakuannya dinaikkan 4 ato 5 kali trus beratnya diturunkan 30%.mesin mesti punya TWR yg besar spy lincah (teori john boyd designer F-16).mesin turbofan terbukti kuat dan tidak berisik sehingga dipakai dikeluarga SU-27 dan itu ada di seluruh pesawat sipil tinggal di utak atik spy intake tdk terlalu bnyk drag.trus design intake mig 29 (depan dan atas)dipakai.segede mig 25 khan gpp.tuh pesawat spek bahannya sdh berat sekali dengan penggunaan chrom molibdenum yg biasa dipakai utk alat bengkel dan baja keras tp lentur.sdh ndak usah pake urutan design internasional dengan crash test yg ngeman ngemani.cukup prototipe yg bisa terbang.1 saja dihilangkan bisa hemat 100jt dollar kan lumayan.banyak sekali pikiran di otak saya ini tapi kapan mulai kerjane.kalo ada mohon saya diajak,lg cari kerja nih.hobby pula.asik

    Comment by tri | November 16, 2009

  63. menurut saya sih, lebih baik kita mencontoh seperti India & China dgn meminta/membeli lisensi sukhoi dari Rusia. yaitu Su-30MKM & Su-27SKI.DAN merakit sendiri dgn PT. DI & PT. Pindad.
    kan lumayan bisa menghemat APBN. terus kita buat 5 squadron Su-27 utk menyerbu MALINGSIA & 5 squadron Su-30 utk menakut-nakuti AUSTRALIA KEPARAT…
    Mungkin tahun akan datang NKRI bisa membuat jet tempur STEALT sejenis F-22 Raptor,F-35 JSF,Su-47 Berkut.
    AYO BANGKIT NKRI SEPERTI AURI DI MASA 1960′AN…
    BRAVO TNI…habisin Tentara Diraja MALINGSIA….!!!

    Comment by panglima burung | November 20, 2009

  64. Tanggung kalo cuma buat nakut2tin…dah lah ga usah buanyak omong. Kalo yg ngerti knapa ga daftar aja di PT DI. Lebih baik lagi klo bisa buat pesawat piring terbang yg dari bentuknya aja bisa dipastiin bisa terbang dng kecepatan tinggi n anti radar. Sekalian kek buat nuklir…lumayan buat tiga poros kejahatan Asia (Malingsia, ‘RAJA’Singapore n ASStralia…)kita suruh Push-up pake burungnya masing2…Okay!!!!!!! Oya, Saya pernah lihat di salah satu website, apa benar PT DI sedang membuat jet fighter trainer SOKO GALEB? Atau SUPER GALEB? ada penjelasan?

    Comment by 'nicebrutu' | November 24, 2009

  65. @ all: sorry dah lama absen.. jadi jarang ngupdate berita n nulis tulisan pribadi

    buat yg ngedukung: mari bersama-sama berpikir bagaimana caranya agar PT. DI mampu memproduksi peswat tempur sendiri

    buat yg mencela: intinya satu bro, kita mau atau tidak mandiri dalam hankam, contoh terakir ya sigma dari belanda yg dikadalin itu

    @bro nicebrutu: satu unit galep waktu dibeli, sbagai dasar buat IPTN (wktu itu) untuk memproduksi pesawat tempur.. sekarang kita lagi nunggu tindak lanjut dengan Korsel, soal pesawat tempur..

    Comment by adiewicaksono | November 24, 2009

  66. Kayanya….Rusia ‘n negara2 maju kaya Inggris, Amerika dll, sengaja memanfaatkan jiwa patriotis/nasionalis bangsa Asia yg “kelebihan muatan”, supaya alat2 militer mereka terjual ‘n laku keras… Hmmm…omong2 soal bisnis…kayanya yg cma bisnis ‘n ga peduli dng yag namanya perang terbuka antarnegara Asia serta akibatnya…Tp kita hars tetap kuat ‘n bener2 mandiri.

    Comment by 'nicebrutu' | December 2, 2009

  67. DPR tuh klw untuk beginian yaitu tentang memperkuat angkatan bersenjata kita, tapi klw bicara dana centuri semuananya jerit2, seolah mereka pahlawan, padahal kepentingan doang

    Comment by Hero indon | December 22, 2009

  68. Keutuhan dan kedaulatan RI sangat penting dan tidak bisa diganggu gugat. Untuk itu sebagai masyarakat awam atau rakyat jelata saya berfikiran bahwa peralatan atau persenjataan TNI harus lebih kuat dan lebih siap untuk digunakan dimanapun, ada pertanyaan “Apakah dengan kondisi TNI sekarang, akan mampu melindungi keutuhan dan kedaulatan NKRI ?” Itu pertanyaan yang mungkin akan terjawab apabila Pemerintah dan Intansi yang terkait lebih cepat dan lebih tanggap dalam mengalokasikan dana atau sarana untuk itu. Jangan mementingkan salah satu pihak seperti PENDIDIKAN dan KESEHATAN tetapi pemerintah lupa bahwa NKRI yang besar ini membutuhkan suatu peralatan yang canggih untuk dapat melindungi dan mengayomi rakyat INDONESIA. Untuk itu buatlah ketentraman untuk rakyat dengan memberikan kepercayaan bahwa TNI kita KUAT.

    Comment by Ery Laksono | December 25, 2009

  69. Saya kira memang PT DI sudah bisa buat pesawat tempur sendiri, tapi mungkin harus dari bawah seperti pesawat buatan brazil tocano, pesawat baling2 (model capung) tapi canggih untuk patroli- dgn biaya yg murah. Setelah itu baru bisa buat yg jet sekelas f 16 bahkan sughoi. semuanya bisa dan harus di mulai kalau ada kemauan.
    Biar pun pesawat f 18 yg canggih tapi kalau VS 100 pesawat capung yg canggih bagaimana ? bisa mungkin pesawat capung menang. Orang indonesia banyak, wilayah besar hasil alam bagus masa gak bisa berbuat sesuatu. Memalukan yah…
    Cobalah di renungkan seandainya RI bisa buat pesawat jet yg sederhana tapi banyak mis 500 buah VS lawan 50 buah su 30 malaysiia, mana yg menang ???
    Jangan takut untuk memulai, saya yakin untuk sesuatu yg baik rakyat NKRI pasti dukung. (kecuali korupsi)
    Perekonomian adalah penting tapi kedaulatan/hankam juga penting. Bila terjadi perang apa artinya ekonomi.
    Mudah2an PT DI bisa membuat pesawat sendiri dgn komponen lokal yg sangat murah dan bisa di produksi yg banyak. Lumayan bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan kelangsungan PT DI.

    Comment by Hendra. H | December 28, 2009

  70. oh yah, sekedar info. Tidak usah/perlu membuat pesawat yg stealt system karena sekarang sudah ada radar yg anti-stealt. Jadi pesawat/kapal laut yg bersystem stealt tidak ada artinya menghadapi radar yg bersystem anti-stealt.

    Comment by Hendra. H | December 28, 2009

  71. Maaf pendatang baru,ikut nimbrung,mungkin semua hanya politik bisnis,bknkah kt jg bs buat bus n truk perkasa?semua selesai krn tutup?apa pemerintah punya niatan tuk hidupkan kembali tuh TEXMACO Group?dr situ kt bs berkaca bgmn sesungguhnya kemampuan insinyur teknik kt’nuwun.

    Comment by Heru djoenaedi | January 1, 2010

  72. sya stuju…. kita sebagai bangsa yang besar kita harus mampu membuat pesawat jet tempur sendiri, setidaknya pesawat jet tempur yg dibuat standar sja, tidak usah terlalu canggih…. kita bisa buat panser sendiri, kita juga bisa buat tank amphibi dengan cara menyontek dari tank yang sudah lapuk lalu diperbaharui sendiri, bahkan dari kabar di internet yg sya dengar, katanya PT. PAL akan membuat LPD yang bisa mengangkut 16 helikopter, atau bisa juga disebut sebagai kapal induk kecil… Dan sudah dibuat cetak birunya untuk yang mampu mengangkut jet tempur… kalau kapal induk mini yang bisa mengangkut jet tempur, diisi dengan jet tempur buatan PT. DI, maka Indonesia akan menjadi Negara paling mandiri di kawasan Asia Tenggara… karena Indonesia sudah bisa membuat berbagai macam alat tempur… saya yakin para pekerja2 PT. DI adlh org2 pilihan yang berotak cerdas… jadi pasti mereka bisa membuat jet tempur sendiri… Kita harus tunjukkan kepada negara2 lain, bahwa kita juga harus diperhitungkan… stidaknya di ASIA atau Asia Tenggara… mengingat anggaran kita yang minim, anggaran yang dipakai untuk membeli jet tempur baru, lebih baik dipakai untuk membedah- bedah jet tempur bekas, lalu di contek sdikit… dengan bgtu anggaran yang digunakan pasti lebih sedikit daripada membeli Jet Tempur baru…. ini cuma beberapa saran saya… Semoga saja ada orang dari DEPHAN atau PTDI atau TNI-AU yang membacanya, dan meneruskannya untuk digunakan sebagai acuan pembuatan Jet tempur… JAYALAH INDONESIA… JAYA SELALU MILITER KITA

    Comment by King Kong | January 23, 2010

  73. dana buat pesawat tempur?jualan ikan, jualan kayu dan produk turunannya, jualan minyak goreng.Nilai ekspor ikan dinaikkan dengan cara mendorong nelayan besar mendekati ZEE dan diatur spy tdk bentrok dengan nelayan tradisional.produk laut sangat laris.lobster,uang,ikan tuna, kepiting,kerang.mau tidak jualan hasil laut?.produk kayu dan hutan lainnya jg laris.apalagi sarang burung walet seonsnya saja sdh mahal.minyak goreng jg banyak dibutuhkan apalagi dengan adanya kebutuhan biofuel yg sedang bergerak naik.kalo setiap warga negara indonesia ditarik pajak jg bisa dapat duit.200jt jiwa pertahun kena pajak 100rb sj sdh dapat 20 triliun.sdh cukup banyak apalagi kalo petugasnya meneliti dengan benar.IRS amerika mgkn jg penyumbang devisa terbesar bt amrik.negara kita kaya lho….bener tngl dikelola dengan baik dan jgn lupa bayar pajaknya.korupsi jg dicegah dengan hukum yg adil uang negara itu berlebih.saya yakin negara ini punya uang apalagi buat pesawat tempur.berusaha terus

    Comment by tri | January 27, 2010

  74. Apa yang dituliskan kawan kawan sebelumnya tidak ada yang salah…
    Memang kita bukan hanya harus belajar tapi juga tergantung dari “MAU ATAU TIDAK” nya pemerintah dan segenap rakyat Indonesia ini menyatukan Visi dan Usaha bersama, pun kalau ada yg korupsi hrs diganjar.
    Hal tersebut sudah HARGA MATI, apa lagi banyak peralatan TNI yang sudah tua bisa dipakai sebagai model dalam meng copy teknologi ataupun mesin tempur.
    MASIH INGATKAH KITA semasa revolusi fisik yang saya baca dari buku SEJARAH PERJUANGAN INDONESIA, saking susahnya mendapatkan senjata sampai-sampai PIPA LEDENG DAN TIANG TELEPON dirubah dan dijadikan senjata dengan cara meng Copy persenjataan yang telah dirampas dari Sekutu ….
    MASIH INGATKAH KITA untuk membuat peluru Pabrik gulapun dirubah menjadi pabrik senjata……
    Sekarang KITA SUDAH MERDEKA dan MEMBANGUN pernyataanya adalah : KENAPA MALAH JADI TAK BISA MENG COPY PERSENJATAAN yang telah kita miliki?……..
    PESAWAT MIG-15 hinga 21 dan TUPOLEV ada barangnya untuk di copy, KALO ADA ORANG BILANG ITU SUDAH KUNO DAN KETINGGALAN JAMAN, maka jawablah “BUKTIKAN DULU BISA APA TIDAK MENG COPY MESIN KUNO….”, Standardnya adalah minimal HARUS SAMA MANUVERNYA DAN KETANGKASANNYA, kalo bisa lebih barulah bisa orang itu PANTAS BERBICARA BAHWA ALAT ITU SUDAH KUNA & KETINGGALAN JAMAN……

    Semoga tulisan ini membuka pikiran & akal para AHLI dan TEKNOKRAT di negri ini yang sering mengatakan tentang KECANGGIHAN BUATAN LUAR NEGERI, TAPI MENGAKUI BUATAN LUAR SEBAGAI HASIL CIPTAAN & JERIH PAYAH PEMIKIRANNYA.

    MAJULAH BANGSAKU, MAJULAH NEGRIKU…
    INGATLAH NENEK MOYANG KITA PERNAH MEMBAWAHI ASIA TENGGARA DIBAWAH KEPEMIMPINANNYA…..!!!

    SALAM MERAH PUTIH, MERDEKA……

    Comment by herrpri | January 28, 2010

  75. Sebenarnya kita juga bisa kok, membuat pesawat tempur sendiri, cuma tergantung ama pemerintahnya aja, mau gak mengalokasikan dana untuk riset karena riset itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit…tapi gak papa sih yang penting kan hasilnya, daripada uang negara banyak habis buat PEMILU atau PILKADA yang justru menjadi ajang untuk MEMBODOHI dan MENIPU rakyat

    Comment by milton | January 31, 2010

  76. Luar biasa, komentar temen semua benar dan penuh harapan, sayang pemimpin kita tidak bisa mendengar+melihat+merasakan bahwa negara kita memang benar-benar butuh alutsista yang memadai dan selalu mengelak dengan dasar KURANG ANGGARAN…memang payah, tapi saya yakin suatu hari akan ada pemimpin muda yang bisa membawa indonesia lebih jaya, saya lebih mengharapkan pemimpin dari kalian semua pemuda-pemudi yang cinta akan tanah air dan bangsa ini…semoga…jangan lupa tetap keluarkan ide, cita-cita dan asa temen semua dan berdoa agar muncul KEMAUAN yang murni dari lubuk hati pemimpin saat ini untuk mempertahankan kedaulatan dan kehormatan NKRI…Semoga..!

    Comment by Baktiku | February 1, 2010

  77. knapa beli tucano? smntara PT DI bisa membuat yg lbh canggih dari tucano. ktnya mau buat yg kaya super galeb yg lebh canggih…mana???

    Comment by An | February 7, 2010

  78. Memang harapan tinggal harapan, tapi pasti kita bisa.kalao salah seorang anak negri ini ada yang bisa merancang bikin pesawat tempur wah hebat yah.padahal sumberdaya alam melimpah, ada ngga ya yang mampu bikin pesawat tempur ayo acungkan tangannya siapa ?

    Comment by Doni | February 24, 2010

  79. Dpr nya ribut mas kalw kita buat jet tempur sndiri,soalnya g dapet ceperan,gantung aja dwh yg g punya rasa nasionalisme,indonesia pasti bsa!!apa seh yg g!!dmana ada kemauan disitu ada jalan!

    Comment by Adiet | March 8, 2010

  80. friend herrpri.barang dahulu blm mesti bisa dicopy.mencipta sesuatu yg msh layak.mig dibawah 21 adalah desain lama.secara manuver sdh tdk cocok dgn keadaan sekarang.mesin2 berkemampuan dibawah mach 2 jgn dicopy.hawk berkemampuan mach 2 ( hampir ) makanya indonesia mau beli.sekarang mst dibedakan sekali pesawat latih, latih tempur lanjut, pesawat tempur garis depan.yg sulit di pesawat latih tempur lanjut ini mst berkemampuan sub dan supersonic krn sifatnya mengantar siswa didik ke jenjang lbh lanjut.gantinya hawk mk 53,a-4 skyhawk mst setara,maksudnya ya hawk jg.gantinya bronco krn sifat COINnya mst setara.

    Comment by tri | March 9, 2010

  81. mungkinkah indonesia membuat pesawat tempur sendiri?

    mungkin saja kalau mau bikin & ada dana untuk riset

    bikin pesawat tempur butuh waktu bertahun2

    tapi hasilnya tentu jauh lebih memuaskan daripada beli

    Comment by indonesia | March 28, 2010

  82. Indonesia pasti bisa membuat Pesawat tempur sendiri :-D

    Comment by Adrian W | May 24, 2010

  83. indonasia itu di takuti bangsa lain, ketika sumberdaya alamnya di kuasai oleh indonesia sendiri, karena dengan itu indonesia dapat membuat apa saja yang di inginkan. pesawat tempur bukanlah hal yang sulit, hanya kemauan yang tidak ada.

    Comment by tya | June 4, 2010

  84. Jangan tanya sama saya. Tanya sama PT.DI. Hayo PT.DI bisa nggak. Jangan loyo terus. Jadilah warga negara Indonesia yang punya nasionalisme yang tinggi.

    Comment by nukman siregar | June 10, 2010

  85. cina dan india sudah bisa membuat pesawat tempur sendiri, indonesia pasti jg bisa, selama pemerintah mau mendukung industri lokal, terutama teknologi. semiconductor dalam negeri masih jauh tertinggal dari india dan cina.

    Comment by bayu | July 10, 2010

  86. rusia memproduksi pesawat tempur terbaru generasinya ke-5 bersama India.
    bentuknya mirip f22 raptor, kecuali bokongnya yang mirip sukhoi, he

    sumber = http://en.wikipedia.org/wiki/Sukhoi_PAK_FA

    “The Sukhoi/HAL Fifth Generation Fighter Aircraft (FGFA) is a fifth-generation fighter being developed by Russia and India. It is a derivative project from the PAK FA (T-50 is the prototype) being developed for the Indian Air Force (FGFA is the official designation for the Indian version).”

    Comment by bayu | July 10, 2010

  87. kendala di indonesia mmg soal dana, selain pemerintah tidak bisa mengupayakan dana yang cukup untuk penelitian ditambah lagi dana yang ada terserap oleh para koruptor, terlebih lagi adanya pihak yang ambil keuntungan dari proyek pengadaan senjata dari luar, harusnya cukup beli ini dan itu yang kualitasnya bagus tetapi karena dana sudah abis di korup ya jadinya cuman bisa beli senjata dengan kualitas di bawahnya lagi…

    Comment by jonny | August 5, 2010

  88. 1.APBN tidak sesuai pada tempatnya jadi presiden sedang berusaha keras untuk menempatkan APBN mungkin sebagian APBN lari ke pendidikan sebagian ke prekonomian kesejahteraan rakyat dan sebagain lagi baru untuk alutsista TNI

    Comment by singboy | August 19, 2010

  89. Orang Indonesia itu buanyak sekali yang pintar, genius dan berfikiran global, nggak kalah dengan bangsa lain. Liat aja, kalo olimpiade fisika en matematika, tidak jarang putra putri terbaik bangsa ini bertengger di tempat teratas. Belum lagi mereka yang mendalami ilmu / teknologi yang langka, seperti fusi nuklir, penginderaan dan remote sensing via satelit. Namun sayang, pemerintahan terutama yang memiliki hak budgeter kurang begitu peduli, bahkan nutup mata untuk hal-hal yang demikian. Andai saja mereka diberi kesempatan untuk berkiprah, demi kemajuan dan kejayaan bangsa ini, maka padanan kata gemah ripah loh jinawi akan bersanding dengan kata tentram tak teremehkan oleh bangsa lain. Mungkin, aja para pengatur bangsa ini merasa, kalo ngurusin yang begituan en gak ada benfit jadi yang di bypass aja …. he…he…he..

    Comment by Mandollet | August 28, 2010

  90. Saya yakin bisa dan harus bisa jika Indonesia ingin tetap jaya, ingat bangsa kita kaya akan alam dan sumber alam yang melimpah, jadi menjadi incaran bangsa lain. Saya setengah berfikir ke depan bahwa jika Indonesia selamanya akan seperti ini dalm arti pertahanan nya maka cepat atau lambat bangsa ini akan di inervensi oleh bangsa lain baik itu bang keci / besar. Di negara lain yang namanya pertahanan dan keamanan itu harga mati alias nomor satu walaupun sumberdaya kurang dia akan selalu mencari solusi agar pertahanan adan keamanan akan diakui orang, setelah diakui otomatis gangguan dari dalam danluar bisa terkendali, baru dia membangun secara ekonomi. Baik kita belajar ke malaysia saja deh, malaysia sekitar tahun 60 an dia tidak berani sedikitpun sama kita, lalu cari cara dia, kalau hal inidibiarkan terus maka indonesia adalah ancaman buat dirinya. lalu berkiblatlah dia ke barat(Inggris). Buat negara kapitalis/imperalis, tidak semudah itu bermitra ada syaratnya, yaitu kekayaan alam harus digali sebesar-besarnya oleh kedua belah pihak, hal ini guna mendanai sebuah tuntutan. Al hasil sekitar tahun 90 an dia sudah kelihatan hasilnya, dari hasil explore alamnya dia buat sebuah pertahanan yang kuat dan modern di bawah bendera Iggris.Sehingga dia mulai berani dengan Indonesia. Nah saran saya sekarang kita harus kembali ke belakang jaman Bapak Soekarno tentang perebutan Irian Barat. Jadi persis kan dengan cerita saya ini, padahal yang akan dihadapi oleh Indonesia ini adlah Belanda yang kekuatan persejataannya sangat melebihi Indonesia jadi. Keputusan Bung Karno tepat sekali dia buat kontrak beli persenjataan ke Rusia dengan cara kredit, karena menurut Pak Karno senjata adalah harga mati. Mengenai personil tentara indonesia sendiri sudah tidak diragukan lagi. Dimanapun tempat personil kita sudah mendapat tempat/posisi di atas dari segi semangatnya yang pantang menyerah, hal ini bisa ditinjau dari histori maupun kemampuan personil sekarang. jadi setelah beli senjata ke rusia, persenjataan tiba di indonesia sesuai waktu yang diharapkan, dan sudah siap digunakan untuk meperebutkan irian barat, hasilnya apa belum bertempur Belanda sudah menyerah duluan, bayangkan karena ada salah satu senjata yang kita punya waktu itu yaitu sebuah kapal jenis apa gitu yang didunia ini hanya ada tidak lebih dari sepuluh, salah satunya itu dimiliki oleh indonesia dengan beli dari Rusia. nah dari cerita saya ini menurut saya persenjataan yang modern mulai sekarang adalah harga mati, harus dipunyai oleh Indonesia, sekarang bagaimana caranya, saya yakin banyak caranya, ok cukup di sini, JAYALAH NEGERIKU< MAJU TERUS! bersambung…..

    Comment by ico 2000 | August 31, 2010

  91. sabar cuy, ente ketingglan berta, Indonesia bersama Korsel , akan mengebagin jet tempur multyrole proyek ini menelan biaya US$ 8 milyar, kita hanya menanggung sekitar 2 milyar dolar dgn kebagian sekitar 50bj,

    Comment by alan | September 18, 2010

  92. ^^belum ada realisasi gan…

    Comment by sandy | September 19, 2010

  93. banyak hal yang memprihatinkan di indonesia ni,orang2 indonesia terlalu cepat puas dengan apa yang sudah mereka capai,yaitu kemerdekaan.mereka tidak sadar kalau perjuangan dalam mengisi kemerdekaan tu lebih berat daripada memperjuangkan kemerdekaan,atau mungkin mereka tak akan pernah sadar.

    lalu pertanyaan yang perlu dicamkan oleh semua rakyat indonesia adalah APAKAH KITA INI SUDAH PANTAS DIKATAKAN SEBAGAI NEGARA YANG MERDEKA???????

    kebanyakan kekayaan alam yang sangat penting dan berharga yang kita miliki telah dimiliki orang asing,tak sadarkah bangsa indonesia dg hal itu??

    mungkin banyak orang yang bertanya-tanya dalam hatinya.akan jadi negara apakah indonesia ini 100 tahun lagi?akankah indonesia menjadi negara yang besar,maju,mandiri dan disegani banyak negara lain atau malah akan semakin terpuruk dan tertinggal???

    Comment by arfa | September 21, 2010

  94. paling tidak harus bisa mengembangkan puma yang dulu sudah pernah diproduksi, AYO INDONESIA

    Comment by macan tutul | September 22, 2010

  95. sebnarnya masalah SDM, dana kita harusnya bisa,,,benar!asal ada keniatan dr orng2 atas.palagi klo emasnya freport bisa kta ambil alih,,,tu bsa bwt ngglontorin duit.dan itu kembli jga kpada diri kita masing2,,,

    Comment by robiirawan | September 23, 2010

  96. JASA PEMBUATAN IJAZAH

    ANDA BUTUH IJAZAH UNTUK MENCARI KERJA / MELANJUTKAN KULIAH / KENAIKAN JABATAN ?!?!
    KAMI JASA PEMBUATAN IJAZAH SIAP MEMBANTU ANDA UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN IJAZAH UNTUK BEKERJA ATAU MELANJUTKAN SEKOLAH / KULIAH.
    BERIKUT INI MERUPAKAN JASA YANG KAMI SEDIAKAN.

    -SMU:3.000.000
    -D3:6.000.000
    -S1:8.000.000

    * AMAN, LEGAL, TERDAFTAR DI UNIVERSITAS / KOPERTIS / DIKTI, BISA UNTUK MASUK(PNS, TNI, POLRI).

    JUGA MELAYANI PEMBUATAN SURAT SURAT PENTING SEPERTI:SIM, STNK, KTP, REKENING BANK, SURAT TANAH, AKTE KELAHIRAN.BPKB, N1, SURAT NIKAH, DLL.

    SYARAT:KTP/SIM,FOTO BERWARNA DAN HITAM PUTIH,UNIVERSITAS YANG DITUJU,IPK YANG DIMINTA(MAX 3,50),TAHUN KELULUSAN YANG DIMINTA,ALAMAT PENGIRIMAN YANG DIMINTA.KIRIM KE:arief_gagah@yahoo.com

    BERMINAT?

    HUB: 085736927001.

    (HANYA UNTUK YANG SERIUS SAJA)

    Nb:Semua manusia berhak meiliki pekerjaan dan pendidikan yang layak,entah dari kalangan atas,menengah dan bawah.Maka dari itu kami ada untuk anda yang mebutuhkan ijazah atau surat-surat penting lainnya.

    Comment by PEMBUATAN IJAZAH | September 24, 2010

  97. knpa tdk??
    CN 235 buatan siapa??
    pastinya lbh baik bila bangsa and ank bngsa mau belajar dlm teknologi dirgantara trutama pswt tmpur!!

    Comment by helmy | September 25, 2010

  98. Saya yakin sekali indonesia mampu memproduksi pesawat tempur sendiri. Yakin benget. Sebenarnya sedari dulu kita mampu tapi banyak kendalanya. Kalau saya pikir-pikir lagi, kendala utamanya adalah 1. Dana, lalu 2. intervensi asing yang tidak suka indonesia maju.
    Jika Indonesia bersih dari korupsi dan tidak ada ribut-ribut lagi antar anak bangsa. Persatuan dan Kesatuan kuat, niscaya kita pasti menjadi negara hebat seperti majapahit. Untuk itu dibutuhkan rasa cinta bangsa dan tanah air serta tidak ada lagi sentimen-sentimen sara.
    Kita negara berkembang mampu mendirikan industri pesawat dan kapal serta punya industri senjata Pindad. Kita hebat lho!!
    Sampai kita hampir membuat pesawat komersial jet, tapi lagi-lagi terbentur kendala.
    Sekali lagi kita SANGGUP, membuat pesawat jet tempur dengan teknologi Stealth dan multirole atau membuat beberapa varian :
    1. Multirole Combat Aircraft.
    2. Pertempuran udara ( dog fight )
    3. Serangan ke sasaran darat dan laut dan ke dalam laut.

    Lalu, kita bisa kalau ada kemauan kuat untuk membuat sendiri helikopter tempur sekelas Apache.

    lalu membuat kapal perang sendiri dengan beberapa varian purpose, juga membuat kapal selam bertenaga nuklir. Ingat, indonesia punya sarjana-sarjana nuklir.

    Lalu dalam teknologi rudal, kita sebenarnya mampu membuat rudal sendiri. Rudal SAM darat ke udara dengan bantuan radar dan laser. Rudal maverics serta sidewinder.

    Kita mampu kalo mau, memproduksi mesin pesawat sendiri, sehingga kita tidak perlu impor mesin, masa jika kita nantinya bisa memproduksi pesawat tempur canggih mesinnya impor melulu seperti Pratt&Whitney, General Dynamics, Rolls Royce dll. Bikin sendiri donk, pasti bisa.

    Lalu teknologi Avionics, indonesia punya banyak sarjana IT dan elektro, masa ngga mau merintis BUMN khusus industri Avionics sekelas Allied Signals, Thompson CSF dll.

    Betapa banyak sekali manfaatnya jika kita bisa mandiri. Anggaran Pertahanan kita hemat karena kita bisa memproduksi semuanya bahkan income negara akan bertambah jika produk-produk kita dipesan oleh banyak negara, plus seluruh kekayaan negara dari sabang sampai merauke akan aman karena persenjataan kita hebat ( Tapi terutama untuk pertahanan negara saja lho, kita kan bangsa yang cinta damai ), tapi kalo kita diserang kita siap tempur, ya santai dan ketawain aja yang nantang indonesia.

    Namun untuk mencapai semua itu tidak mudah, kita harus Terus belajar, berusaha, berjuang, berkorban dan rela menderita untuk bangsa dan negara ini. Tapi jangan pesimis.

    Ayo bangsaku dan khususnya para pemuda. Maju untuk untuk Indonesia. Kita bukan bangsa yang malas, tapi kurang perhatian dan kurang penghargaan, para pemuda-pemudi indonesia banyak yang pintar-pintar ip-tek, mereka siap berkarya untuk Indonesia.
    Para elite jangan korupsi lagi, jangan egois, pikirkan bangsa dan negara ini. Segenap komponen bangsa harus rukun dan jangan berkelahi lagi, ingat kita semua adalah saudara. Siapa lagi yang mau peduli pada Indonesia jika bukan kita sendiri bangsa Indonesia.

    Sekian dan MERDEKA!!!!

    Comment by Edi | September 26, 2010

  99. GAMPANG…. munculkan seorang tokoh spt (bung karno/bung hatta) bisa ber koar2 membangkitakan semangat patriotisme..dengan cara membuka suatu rekening untuk menampung dana dari warga negara INDONESIA untuk di gunakan membeli/meninggkatkan/membuat alustista TNI/POLRI…. PASTI BISA ( pundi amal buat bilqis bisa/ pundi amal yg lain spt berita infotaimnent )jangan sok sbg pahllawan.. waktu menjelang kampannye…..GANYANG MALINGSIAL……..

    Comment by ANAK BANGSA | October 5, 2010

  100. maju TRUS INDONESIA,,
    Bikin MALINGSIA kapok.

    Comment by ifunk | October 7, 2010

  101. ada yg tahu tidak tentang mesin yg tergolong forbidden tech.termasuk desain coil tesla ataupun gyroskop.de palma,eric laithwaite, tahu bahwa gyroskop yg berotasi dan berevolusi pada satu titik bisa menciptakan gaya gerak maju searah sumbu revolusi.saya sdh cb dan berhasil.cara lain jg dengan pembuatan kutub magnet kuat tp ringan dalam bentuk sperti spiral.blm dicoba.yg electromagnet ternyata cm membuat salah satu kutub magnetnya lebih lebar dengan cara lilitannya pada sebuah inti besi dibuat lebih lebar ke arah luar selapis.ato yg pake tegangan DC tinggi 3-10KV digunakan untuk nyetrum profil capasitor(2 plat yg ditengahnya ada jarak ).tanpa bensin atau JP yg mahal.mahalnya operasi pesawat tempur ya itu tok bensin( F 16 utk warm up bth 2 jt klo operasional smp 30jt an klo gak salah ) sama perawatan komponen.klo fuselage tiap 2000 jam.tp kalo electronicnya mst tiap 100 jam dicek.engine dipanasi sebelum berangkat.

    Comment by tri | October 7, 2010

  102. kalo ada niat PASTI BISA ! mangkanye telikung dolo tuh makelar2x alutsista yang bergentayangan,anggota (d)hewan harus sering baca blog2x militer kek gini supaya pikirannye TEBUKA ! jangan molor dan pelesiran dengan alasan studi banding, alokasikan duit sitaan para KORUPTOR untuk riset,kesejahteraan prajurit,perawatan dan pembelian alutsista yang modern (untuk dioprek nantinya lol)…denger2x kita mo kerja sama ama kroya untuk buat KFX —>mudah2x an terealisasi

    Comment by soekarnoismLEFT | October 26, 2010

  103. update news —-> confirmed: the KFX project has been officialy inked akhirnya JADI JUGA RISET/produksi PESAWAT TEMPUR GENERASI III/IV cihuyyy keren abiess…trus ada tawaran hibah 24 ekor F-16 C/D (blok 32)dari uncle sam, indo tinggal ngebayarain biaya upgrade doang…DPR ama pemerintah lagi nego alot gara2x pengalaman diembargo USA..kalo jadi ini kalo loh kita punya 8 F-16 A/B (blok 15 OCU–>also will be upgraded)+ 24 F-16 C/D (blok 32 upgraded)= 32 WORKHORSES ! mudah2xan lancar…mmm apalagi yak ? oh ya udah positif beli 16 unit super tucano, trus udah deal beli T-50 golden eagle ke kroya untuk ngegantiin HAWK mk53, rencana pembelian SAM jarak menengah sebagai PSU (harapan gw seeh SA-6 atau SA-3) dan last but not least pengadaan SU-35BM untuk menggantikan F-5E…

    Comment by soekarnoismLEFT | November 11, 2010

  104. pasti bisa…..salah satu designer B-2 Stealthnya amrik adalah anak indonesia. Masalahnya memang pertama soal dana tapi yang paling krusial adalah pemimpin negara ini mau di eksekutif maupun legislatif ngak pernah mau percaya sama buatan anak negerinya dan lebih suka pake buatan luarnegeri. Contoh KRL yang dibeli dari jepang….katanya hibah dan murah mungkin bener, tapi pabriknya dah modar jd ntar kalo ada spare part rusak kita harus special order yang berarti MAHAL. padahal INKA sdh bisa membuat kalo cuma KRL seperti itu dengan harga yang lebih murah. Nah gimana kita bisa dihargai orang atau dipandang orang kalo kita malah ga bisa ngehargain diri sendiri, iya kan ?
    tp at least usaha ke arah sana tetap kudu harus dimulai. Pasca G30S….militer kita babak belur karena diembargo Soviet, pasca Santa Cruz kembali babak belur karena diembargo AS..kita harus bisa buat sendiri kebutuhan senjata kita jadi gak pusing dengan embargo. Kalo perlu malah kita embargo balik mereka dengan nasionalisasi freeport supaya mereka gak punya pasokan uranium lagi hahahahaha

    Comment by roi | November 12, 2010

  105. @roi maap gan rusky kagak pernah mengembargo alutsista indonesia, tahun ’70 an aja rusky masih kok nawarin spare parts pesawat MIG,IL dan TU…pemerintah ORBA nya aja ganti haluan karena dipengaruhi amerika (majikan baru)mangkanya banyak alutsista indo yang buatan rusky rusak, malahan ada yang dikirim ke amrik untuk diteliti (mig-21)

    Comment by soekarnoismLEFT | November 19, 2010

  106. wah…salut deh buat semua yang ada disini…aku doain dan berharap kalian tetap punya semangat itu n juga bisa menjadi salah satu petinggi/elit negara yang bisa menyuarakan dan sebagai penggerak agar impian kita bersama bisa terwujud dalam jangaka waktu dekat..sebagai anak indonesia aku terus mendukung apapun yang terbaik untuk bangsa ini..untuk negara yang sama2 kita cintai ini..aku yakin itu bukan hanya mimpi..tapi aku mencium bau positif. aku kasih saran..coba deh sampaikan/kirim 1 artikel ke pemerintah kita dan kita komenin sama2…yang isinya sekalian meningkatkan sdm dan memanfaatkan sdm yang dimiliki indonesia..dan membuat engineer2 yang berada di luar sana merasa di hargai dan terpanggil untuk bekerja dan mengabdi kepada bangsanya yang sebenarnya mereka cintai..di coba ya..ayo kita berpartisipasi memberikan pencerahan kepada bangsa kita…mudah2an dengan membaca pemikiran2 dari kita semua bisa membuka pikiran dan merubah persepsi para pemimpin kita untuk mempercayakan semuanya kepada anak bangsa..dan sumpah aku tidak pernah meragukan kemampuan dari anak2 indonesia…

    Comment by ahmad anshari | November 19, 2010

  107. pasti bisa,,,,,
    sekarang juga pasti bisa,,,cuma kembali ke keuangan negara,,,apakah cukup buat produksi kapal perang….
    2020 sapa yang tau,,,,,negara kita bisa jadi negara produksi kapal terbaik didunia……
    gx da yang gx mungkin boooooooooooosssss

    Comment by ridayandi | November 22, 2010

  108. “Dengar-dengar kebocoran APBN samapi 20-30%. Kalau APBN 1000 triliun. Berarti kebocoran 200-300 triliun. Apa yang gak bisa dibuat Indonesia? Makanya pemerintah jangan ‘bocor’ dong.

    Comment by daniel | November 30, 2010

  109. yaa,,,
    setuju sangat dengan postnya….
    dan menurut saya, akhir-akhir ini TNI-AU sudah banyak membeli pesawat dari luar….
    Terutama SU-27 dan SU-30 dari Russia…
    dengan perakit dari Russia juga…
    Usul saya, Indonesia perlu mengadakan kerjasama dengan Russia untuk pembuatan pesawat militer, bukan pembelian…
    Memang butuh waktu lama, tapi kalau kita tidak mencoba, sampai abad ke-100 pun sulit atau bahkan tidak akan bisa menciptakan pesawat militer asli buatan Indonesia.
    Hitung-hitung juga menghemat pengeluaran uang negara. Teknisi PTDI kan juga bisa kerjasama dengan Russia yang pesawatnya laku keras di Indonesia…
    Menurut saya,Indonesia sudah cukup materi,
    tapi kurang untuk bidang praktek dan pengalaman… setidaknya PTDI bisa membuat pesawat yang setara dengan F-5… Syukur kalau bisa lebih dari itu bahkan melebihi SU-47…

    Comment by Dhani | December 7, 2010

  110. Kalau pesawat sipil kita bisa buat, mengapa pesawat militer tidak bisa…….tinggal sampai dimana kemauan dari pemerintah dan para wakil kita di senayan.

    Comment by oechop | December 13, 2010

  111. Betul sekali…. PT DI sudah lama membuktikan kalau mereka bisaaaa… sangat bisa. desain pswt tempur ??? sudah siap!!! sudah lama ada, tapi kita diganggu pihak lain supaya tdk pernah jadi bisa membuat sendiri, dgn kemampuan sendiri. apa lagi yg diragukan ??? tenaga akhli (engineer??) sdh banyak… tenaga trampil lulusan akademi dan SMK banyak, peralatan produksi ?? sdh punya !!! pengalaman ?? sdh ada!!!, material ?? bisa beli !!! modal dana ???…. ini dia… pemerintah belum punya komitmen !!! DPR kita membleee… korup, pikirannya uang..uangggg utk kantongnya sendiri bukan utk negara!!! lalu akibatnya PT DI tdk bisa berperan aktif utk membangun Pertahanan dan Ketahanan Bangsa dan Negara.

    Comment by eddy budianto | December 16, 2010

  112. kalau ingin kembali industri pesawat terbang kita khususnya pesawat N250 dan pesawat tempur kenapa kita melupakan prof bj habibie.. kenapa kita tidak pakai otaknya, kenapa kita tidak panggil untuk mendisain mesin dan bodyn pesawat tempur indonesia jangan sia-siakan, dulu ia pernah menawarkan kepada indonesia untuk kembali dan kelola IPTN namun apa jawaban pemerintah indonesia dan para anggota DPR katanya nepotisme…,ia menawarkan ingin membuat pesawat tempur yang lain dari negara lain, yang lebih canggih tapi dengan syarat harus kerjasama dengan anaknya Ilham Habibie…saya rasa menurut saya bukan nepotisme pak habibie ahli mesin dan sayap pesawat dan ilham habibie ahli dalam ekor pesawat apakah itu dikatakan nepotisme saya rasa tidak karena mereka bekerja satu bidang…,jangan kita lupakan mereka negara lain yaitu jerman pakai otaknya untuk pembutan pesawat,negara indonesia malahan meremehkanya…berarti dibalik kerjasama dengan anaknya ada hal bersifat rahasia dan terbaru yang tidak boleh diketahui oleh orang lain atau negara lain, dan menurut saya dibalik itu ada penemuan yang mutahir dibanding dengan pesawat-pesawat yang ada didunia…,ingat pesawat boing 737 seri 900 sayap yang bentuknya terlipat adalah yang pertama kali mengutarkan didunia adalah bpk bj habibie kemudian diteliti oleh industri pesawat terbang didunia lebih baik dibanding dengan sayap pesawat yang model biasa makanya sekarang pesawat banyak menggunakan model sayap seperti itu..saya rasa kita jalan itulah terbaik untuk mengembalikan industri pesawat terbang kita …..(terima kasih)

    Comment by muh basir anwar | January 3, 2011

  113. indonesia pasti bisa kenapa saya katakan bisa coba kita survei ke industri pesawat terbang yang ada didunia disetiap perusahan industri pesawat terbang ada anak bangsa indonesia sebagai tenaga ahli didalam pembuatan pesawat terbang yang merupakan anak asuh dari bapak bj habibie pada saat menjabat sebagai direktur IPTN..pada saat krisis moneter tahun 1998 dari direktur yang lama ke direktur yang baru pada saat itu terjadi PHK besar-besaran di tubuh IPTN sehingga negara lain yang memiliki industri pesawat terbang menawarkan kepihak tenaga ahli pesawat terbang yang di PHK dan dia terima dengan alasan lebih baik kerja dinegara orang dari pada kerja dinegara sendiri yang tidak membutuhkan kami yang tidak mau memperhatikan kami..itulah kekurangan kita di negara yang tercinta ini…orang ahli kita dinegara lain diberikan jempol tapi dinegara sendiri diremehkan, dicerca bagaimana negara kita ini mau maju kalau tidak ada dukungan dari pemerintah sendiri…sedikit-dikit berbicara politik, saling menjatuhkan dan itulah yang terjadi sekarang ini……tenaga ahli itulah yang kita panggil dan kita perhatikan untuk menciptakan pesawat tempur dinegara kita…..

    Comment by muh basir anwar | January 3, 2011

  114. Indonesia merupakan wilayahnya yg sangat luas yaitu Dari sabang sampai merouke,tolong dong perhatiin perbatasan-perbatasan supaya tidak di colong negara lain,diperkuat pertahananya sampaikapanpun jangan hanya pada saat diributkan baru diperkuat.HALLAU TNI.

    Comment by satria | January 8, 2011

  115. untuk kedepan memang idealnya suatu sistem persenjATAAN HARUS MERUPAKAN KARYA BANGSA SENDIRi. dadi tidak tergantung pada luar negeri. hanya saja pada awalnya memang harus bekerja sama dulu dg negara lain untuk menekan biaya produksi. Adapun daya jangkau dan daya serbu harus mumpuni mengingat luasnya wilayah nkri. jadi pertahanan yang bagus adalah menghancurkan musuh sebelum masuk ke wil kita.

    Comment by nunul | January 14, 2011

  116. saya mendukung penuh

    Comment by sarjiman | March 3, 2011

  117. saya juga perihatin pada kondisi sekarang
    negara kita mampu membuat pesawat super canggih palagi cuman tempur pemerintah pun tidak memperhatikan orang-orang ahli dalam bidangnya dibiyarkan memajukan negara lain karyawan ptdi yang dulu keluar banyak diluar negri indoaesia mampu membuat pesawat canggih seperti N250 dan N2130 rencana tahun 90-n
    tetapi sekarang tidak ada orang punya wewenang mendorong memproduksi pesawat lagi dengan memproduksi pesawat ekonomi mungkin tidak separah ini bayangkn banyak tni dan polri membeli pesawat luar negri lowongan pekerjan pun mungkin meningkat dari perawatan juga produksi

    Comment by sarjiman | March 3, 2011

  118. berapa harga pesawat na?

    Comment by zulkem | March 18, 2011

  119. sebenarnya indonesia dah bisa cuman dananya… belum bisa…

    Comment by saputraniki | April 2, 2011

  120. setuju sih setuju …. kalau buat pesawat sendiri soal bisanya indonesia pasti bisa, cuman gimana kualitasnya nanti …. contoh kecil buatan indonesia seperti Gelas kaca produk dlm nengri barusan pake minum 1 x ajah dah pecah padahal ngak di apa2ain . . . :DD

    Comment by Ancha | April 2, 2011

  121. 1. Segala sesuatu didunia tidak ada yang tidak mungkin, apalagi membuat pesawat asal ada kemamuan.
    2.Bangsa yang maju adalah bangsa yang mandiri teknologi dan para pemimpin negara harus sadar bahwa Indonesia sadar atau tidak sudah terjajah secara teknologi. Karena mau perang peralatan tempurnya di embargo.
    3.Untuk mengatasi itu MPR sebagai mejelis tertinggi yang melantik Presiden harus membuat suatu keputusan yang salah satunya isinya bahwa presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan harus menggunakan teknologi dalam negri termasuk Alusista serta menjadikan indonesia Mandiri teknologi untuk itu bekali anggaran pertahanan no dua terbesar setelah pendidikan. Dengan demikian para ilmuan indonesia akan dapat berkiprah dinegri sendiri tanpa harus ke luar negri. Karena karyanya akan digunakan oleh negaranya sendiri.

    Comment by Rawan Hiba | April 8, 2011

  122. bisa kok, kita juga sudah punya teknologi informasi yang mumpuni
    salah satunya ini http://www.infoglobal.co.id/

    Comment by bie | April 28, 2011

  123. susah gan sekarang ini, duitnya abis buat belanja dan dolanan dpr, mending gan tunggu pemilu, biar ganti orang-orang yang mata duitan.

    Comment by sikomo1967 | May 12, 2011

  124. SEBENERE BISA. TAPI GAK MAU. >> KATA BB HABIBI.

    Comment by aa | May 13, 2011

  125. bisa kalo percaya.tp itu tergantung dukungan pemerintahnya lagi, mau atau tidak memberikan dana kepada PTDI itu sendiri. ya itu kalau pemerintah kebuka matanya….. saya yakin indonesia mampu memproduksi sendiri pesawat tempur buktinya PT PINDAD sudah mampu memproduksi persenjataan TNI baik nasional maupun internasional.

    Comment by tejo kusuma | May 27, 2011

  126. Insinyur2 indonesia pasti bisa dg waktu singkat-asal dapat dukungan dari pemerintah,tapi payah presiden sekarang ,tidak mendukungnya cuma wacana doang,hanya mentingkan ambisi pribadi,apalagi DPRnya,kerjaanya jalan2 keluar negeri tidak jelas,korupsi,apalagi kelompok Marzuki Ali Cs

    Comment by suparna | June 5, 2011

  127. Wah saya baru nemu blog ini setelah 3 tahun penulisannya.
    Sedikit comment saja, semua bisa asal kita jauh dari KKN bung.. mau bikin mau beli asal ga mental korup is Ok. dan birokrasi pengadaan alut sista di indonesia duileeeee panjang betul. Belum lagi ego yang main..

    Comment by Tan Joe Hwa | June 28, 2011

  128. buktikan dahulu indonesia dapat buat pesawat tempur, kita banyak anak2x indonesia yang pada kerja di luar kenapa tidak di rekrut untuk memajukan tekhnologi indonesi, bangsa yang aneh.

    Comment by Erman Sugeng | June 30, 2011

  129. indonesia sedang mencoba penelitian untuk kapal selam 2 selain buatan palembang dalam waktu dekat ini insya Allah akan rampung, lebih cangih dari kapal selam produk palembang

    Comment by indonesia-jaya | July 14, 2011

  130. Kalau dilihat dari prestasi personel PTDI yang sekolah di luar negeri mengambil S2 dan S3 bidang pesawat maka tidak perlu diragukan lagi dong kemampuan bangsa kita. Ingat Habibie itu termasuk 10 besar dunia ahli di bidang penerbangan. Beliaulah yang pertama bisa menghitung dan menentukan rumus untuk sebuah keretakan pesawat. Jadi bangsa kita mampu. Saya usul bagaimana kalau kita kumpulin dana (SEMUA LAPISAN masyarakat mengumpulkan….. jangan dikorupsi tapi yeee….) untuk riset pesawat tempur generasi ke 6 (diatasnya f-35 buatan USA).

    Comment by YOhannisTAMmu | August 8, 2011

  131. kemajuan negara kita tergantung pada tangan anak negeri sendiri,,,
    sudah saatnya para jenius jenius kita d biayai oleh pemerintah,,,

    Comment by vhie dungkers | October 18, 2011

  132. wah bisa aja kit Kn punya anak bangsa yang menjadi juara di setiap olumpiade ilmu pengetahuan, itu tandanya kita punya SDM yang mumpuni tinggal pemerintah punya komitmen nggak. sebab kalau kita buat pesawat sendiri, tidak beli pesawat tidak ada fee untuk calo-calo impor

    Comment by AGUS PRASMANTO | October 24, 2011

  133. indonesia pasti bisa….hidup idonesiaku,ayo bangkit indonesiaku jng sampai qta tertinggal dlm iptek…maju terus pantang mundur….merdeka.

    Comment by yatna | October 28, 2011

  134. saya setuju kalau pemerintah harus memulai dan membiayai proyek pembuatan pesawat tempur buatan RI, cuman saya pesimis dengan tingkah laku para elite politik bangsa ini yang hanya memikirkan dirinya sendiri.
    para insinyur kita dah pasti mampu untuk merancang bangunya tapi yang penting kemauan politik dari para politikus yang duduk di kursi pemerintahan !.

    Comment by waslim | December 6, 2011

  135. Jangankan body pesawat,mesinnya sekalipun pasti bisa,masalahnya ada niat gak untuk memberangus para koruptor..

    Comment by MG-42 | January 5, 2012

  136. naked lesbians at beach hillary make-up horse’s ass pornstar ashlynn brooke official website adult sex meet in grover colorado blck gay sex stories evangelion hentai anime huge tits free jpg free local sex in cleveland oklahoma free dvd porn now drunk and piss strip sex game free clips private network sex slave free hot videos of sex free teen xxx tpg gallires porn flash clip uncenserd porn sapphic sexy lesbian vid frot sex largest ass in the world free online soft core porn

    Comment by Irene_sity | January 19, 2012

  137. kita harus bisa membangun perindustrian pesawat tempur di negara kita, negara kita luas sekali kita perlu kuat dalam dirgantara, ayo para para bapak-bapak yang di pemerintahan kita harus pnya komitment yang kuat untuk membangun industri ini, saya yakin anak-anak INDONESIA sudah mampu membuat pesawat tempur, masa kalah dengan INDIA dan CHINA mereka telah mampu membangun industri pesawat tempur buatan sendiri walaupun agak sedikit menjiplak.

    Comment by erman margy | February 23, 2012

  138. bisa……../ biar malaysia dan amerika takut…….

    Comment by sochehsatriabangsa | April 5, 2012

  139. kalau aku……..terlambat kita mau buat pesawat itu……bagusnya ldeketin rusia galang persabattan seperti sukarno kemudian beli pesawat tercanggih dan kapal2 tercanggih tunjukkkan bahwa indonesia mengerikkan dengan dunia militernya………idealnya 26 skwadron tempur dan 26 kapal perang yang komplit dengan peruntukkan tempur di laut
    baru……..kita buat sensasi pada negara tetangga………duit bisa diatur kalau penyelenggara negara cerdas akyat mau kok ra nyumbaang untuk itu………….kita ini kaya tapi jadi miskin gak sadar2 direcokin wna……ampun bodoh kali bangsaku……..disia-siakka orang pintarku …karna politik gombal mukiyo………and baru mikir buat pesawat tapi kita udah diperhitunggkan asing mulai buat pesawat bodho sampai jadi pesawat hebat…….kalau sekarang apa yang yang diarepin bikin pesawat……..sistem kacau balau……..mana bisa bikin pesawat……….tempur…………mobil aja gak jelas …….pesawat tempur mimpi kali………….sekali lagi sistem…dan situasi pemerintah tidak jelas…. kita butuh presiden sukarno baru…. berani…teg.as….pinter……..nasionalis……..nrimo…..jujur…….konsisten dan punya pendirian dan berkarakter indonesia banget…………..jgn takut……pki itu akal2an harga mati rusia harus digandeng……..lihat negara arab aja udah start………kita masih sibuk……PKI PKI PKI……….ayo berpikir luas……ambil positipnya………….sekarang kekanan kita dikadalin kekiri dicuekkin jadilah monyet ompong…….ayo bangkit …..bangkit………kita sudah terbelenggu dan terpecah pecah kembali……….indonesia………..indonesia……..tetap harus indonesia jangan di rubah adat dan budayanya………eh emosi….gua

    Comment by EDHANG... EDHONG | August 14, 2012

  140. Bisaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa . Bikin aja g bisa. HABIBI MENCRET TU G PINTER PINTER AMAT DI JERMAN DIA KUL DI UNIV YG G TERKENAL. DIA PENGHIANAT ERA PELAJAR SUPERSEMAR. TAI TU HABIBI DAH DISEKOLAHIN MALAH KERJA DI LUAR. MENCRET AJA BIKIN PESAWAT AJA G BISA. DIA CUMA SPESIALIS CRACK SI HABIBI. BIKIN SAYAP N250 AJA SELISIH SAYAP KIRI MA KANAN TINGGINYA 1 METER. WING N250 PERTAMA MENCRET TUH. TEMENKU ALUMNI PTDI BEGO BANGET INSIINYUR PULA. NGGAMBAR PAKE OTOCAD AJA BLEKAK BLEKUK. KITA SANGAT BISA BIKIN JET TEMPUR CANGGIH. TAPIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII DUITNYA MODAL RISET G ADA. DIKORUP MULU MA PEJABAT. BOM DULU SENAYAR GEDUNG DPR.

    Comment by Kabuto | November 14, 2012

  141. ANE AJA NI KLO DISURUH BIKIN PESAWAT DISURUH BLAJAR KE MANA GITU ANE SIAP. TAPI PERTAMA2 ANE BIKIN PESAWAT PILOTNYA ROBOT BIAR G BAHAYA KLO UJI COBA TERBANG. HEHEHE MALU KLO JATUH. YG PENTING JADI PESAWAT TEMPUR UAV TANPA AWAK TINGGAL DIBIKIN STEALTH KASIH NAPALM BOM PAKE MESIN TRIPLE SU 27 ANE JAMIN MAK NYOSS MACH 3 UAV STEALTH JADI DEH JET TEMPUR GENERASI 6 HAHAHAAH

    Comment by Kabuto | November 14, 2012

  142. ok banget,,,,,,,
    negara ini emng sudh seharusnya membuat mesin2 tempur sendiri,,,,
    senjta2 canggih buatan sendiri,,
    tenaga nuklir sendiri,,
    byar anak bangsa bisa berkarya untuk tanah air ini,,,,,
    so, klo g bisa buat apa di adkan sekolah rakitan kapal dll,,,,…

    Comment by boncu | November 15, 2012

  143. trims y..!
    tpi gg bsa bntuin tugs mklah gw..!

    Comment by ct ch .s. | January 16, 2013

  144. Saya terharu dengan tulisan mas Bro,sampai air mata saya menetes,sedih rasanya melihat bangsa ini.sebenarnya sudah banyak prestasi yang diukir anak bangsa ini,dan otak kita tidak kalah sama otak para insinyur amerika.bedanya cuma satu.modal mereka cukup,pemerintah mereka sepenuh hati mau mendanai dari penemuan,riset,pengembangan,penciptaan sampai pemasaran.sedangkan kita?modal kita terus digerayangi oleh para koruptor negeri yang haus akan materi dan kekuasaan.kalau saya jadi presiden.seluruh gaji anggota dewan akan saya pangkas dan berikut gaji saya sebagai seorang presiden.anggaran alutista akan saya utamakan.saya tidak akan membeli jet siluman amerika,atau sukhoi atau pesawat secanggih apapun saya tidak akan membelinya.seluruh anggaran saya akan alokasikan untuk mengembangkan LAPAN,PT DI dan PT.PINDAD.saya akan tarik para insinyur lokal yg bekerja di perusahaan luar negeri untuk kembali ke indonesia.marilah kita ciptakan sebuah karya hasil anak bangsa yang bisa dibanggakan.para insinyur ini akan saya gaji lebih besar daripada gaji anggota dewan atau bahkan saya sendiri sebagai presiden.saya yakin jangankan F22 Raftor pesawat siluman tanpa bahan bakarpun bisa diciptakan insinyur indonesia.bagaimana jadinya kalau negara kita punya pesawt siluman yang kedap suara bisa terbang 24jam nonstop tanpa bahan bakar,bisa berkamuflase sembunyi dibalik awan.dan bisa mendarat dimana saja,di atas gedung,di atas air laut,di tebing gunung,dimanapun pesawat kita bisa istirahat.saya rasa F22 Raptor atau B2 sfirit tidak ada apa apanya Bro

    Comment by Opikmauludin | May 13, 2013

  145. Rakyat bersatu ayo urunan

    Comment by surono | May 26, 2013

  146. saya bingung setengah mati,.indonesia lambat sekali untuk membuat atau membangun pesawat tempur dan kapal induk, cina dan india saja bisa mengkofi, kenapa indonesia tidak gak ada salah nya kan, kalau untuk korupsi dan pembodohan publik paling hebat

    Comment by margy | July 21, 2013

  147. indonesia bs mbuat pesawat tmpur sndri ???
    ya iya lh…kta bs…..
    bdan atom Amerika sja kget dgn kmampuan ank brbkt Indonesia yg bs mlck radiasi dgn hnya prhungn sja…ap pmerinth jg pura2 tdk mlht bkat bsr d ank2 Indonesia yg sllu mndpt prestasi d ajang sains dunia…
    slma pmerinth bs mmbrikn ruang khusus untk ank2 sprti mreka .bukn tdk mungkin Indonesia bs mnglhkn negara adidaya saat ini.. apa lg cm buat pswt tmpur

    Comment by alfan | December 12, 2013

  148. Menajubkan sekarang indonesia.mudah mudahan bertambah mencapai 400 yunit supaya negara lainntidak mengotak atik negara indonesia,maju truuuusss

    Comment by Akmal Khaled | December 19, 2013

  149. […] Mungkinkah Indonesia Membuat Pesawat Tempur Sendiri … […]

    Pingback by Cara Membuat Bom Rakitan | Caramanfaat.net | January 25, 2014

  150. […] Mungkinkah indonesia membuat pesawat tempur sendiri […]

    Pingback by Gimana Caranya Naik Pesawat | Bagaimana Cara Nya | June 1, 2014

  151. Thank you for the auspicious writeup. It in fact was a amusement account it. Look advanced to far added agreeable from you! By the way, how could we communicate? kbaffegdeeag

    Comment by Johnd468 | July 1, 2014


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 1,198,403 stats
  • free counters
  • "TNI is not the best-equipped armed forces in the region, but they are the most experienced one. There is no other armed force in the region that has more war experience or more real military-operation experience than them"
  • Top Posts

  • Categories

  • RSS PROUDLY WE SERVE STAND AND FIGHT..

    • Ancaman Ranjau Di Choke Points May 28, 2011
      All hands,Bagi negara-negara maju, salah satu ancaman yang diwaspadai pada wilayah choke points adalah ancaman peranjauan. Tidak sulit untuk menemukan kebenaran akan kewaspadaan itu, karena bisa dilacak pada beberapa latihan rutin Angkatan Laut negara-negara maju yang berfokus pada perburuan dan penyapuan ranjau di choke points. Negara-negara itu memang tela […]
      noreply@blogger.com (Damn The Torpedoes!!!)
  • Comments

    jamar1543 (@qomarud1… on Kemana Mig-21 kita??
    .edu on Homegrown Satellites in Space…
    aysade on Kemana Mig-21 kita??
    console table on British, French nuclear subs c…
    Johnd468 on Mungkinkah Indonesia Membuat P…
  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: