Blog tentang dunia militer dan penerbangan

Dephan Tingkatkan Fungsi Litbang Untuk Menunjang Sistem Pertahanan

rapat

Jakarta, DMC – Dephan saat ini sedang meningkatkan fungsi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) di lingkungan Dephan, untuk menunjang sistem pertahanan melalui pembenahan, peningkatan dan melengkapi sarana prasarana, guna menunjang institusi Litbang lebih berperan dalam mendukung peningkatan kemampuan pertahanan. Hal ini dikatakan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono pada rapat kerja Menhan RI dan Panglima TNI dengan Komisi I DPR RI, Senin (23/2) di ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta.

Menurut menhan, hasil kajian litbang yang terkait dengan isu strategi pertahanan berdasarkan rekomendasi Litjianbang dibidang strategi pertahanan, yaitu hasil kajian penanggulangan konflik disintegrasi bangsa dan kajian wilayah perbatasan, hasil kajian geografis tentang kondisi geografis darat maupun laut untuk kepentingan pertahanan, hasil kajian tentang penanggulangan kerawanan sosial untuk mendukung ketahanan nasional, dan hasil kajian tentang sistem logistik wilayah untuk mendukung pertahanan negara.

rx-320Belum lama ini Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) telah berhasil mengembangkan roket berbagai kaliber diantaranya adalah kaliber 70 mm dan 122 mm. Roket LAPAN ini adalah roket ilmiah, yaitu roket dengan playload untuk kepentingan non militer. Untuk mengubah atau menambah roket ilmiah tersebut menjadi kepentingan militer, sehingga diperlukan mengubah playload dengan kepala ledak (warhead).

Saat ini Dephan akan bekerjasama dengan PT. Pindad melalukan penelitian Warhead kaliber 122 mm dan dan bersama LAPAN dan Riset dan Teknologi (Ristek) mengembangkan roket kaliber 70 mm sebagai roket militer yang dilengkapi dengan Warhead untuk roket ground to ground maupun air to ground serta melakukan penelitian penguatan energetic material (explosive dan propelan) yang telah dirintis sesuai Agenda Riset Nasional untuk mengembangkan roket menjadi rudal (peluru kendali).

Selain itu dalam kaitan program pemerintah tentang pengelolaan pulau-pulau kecil terluar, dari aspek pengamanan akan dibangun infrastruktur pertahanan diantaranya pembangunan pos TNI, penempatan personel TNI, pelaksanaan patroli, pengintaian dan pengamanan baik dari laut maupun udara.

Dijelaskan Menhan bahwa bukan hanya kegiatan tersebut di atas, di Pulau Miangas akan dilakukan Pembangunan Air Strip. Kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka keterisolasian, yaitu dengan membangun sarana tranportasi atau perhubungan melalui sistem perhubungan udara sehingga memungkinkan didarati pesawat perintis. Disamping itu, sarana tersebut dapat mendukung keseimbangan logistik dan transportasi bagi keperluan kelangsungan operasi sehari-hari TNI.

Kegiatan rapat kerja tiga bulanan ini dengan anggota Komisi I DPR RI ini, menhan didamping Panglima TNI, Kepala Staf masing-masing angkatan, Sekjen Dephan dan para pejabat eselon I dan II di lingkungan Dephan.

Sumber: DMC

About these ads

February 25, 2009 - Posted by | Dephan RI, TNI | , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 1,216,105 stats
  • free counters
  • "TNI is not the best-equipped armed forces in the region, but they are the most experienced one. There is no other armed force in the region that has more war experience or more real military-operation experience than them"
  • Top Posts

  • Categories

  • RSS PROUDLY WE SERVE STAND AND FIGHT..

    • Ancaman Ranjau Di Choke Points May 28, 2011
      All hands,Bagi negara-negara maju, salah satu ancaman yang diwaspadai pada wilayah choke points adalah ancaman peranjauan. Tidak sulit untuk menemukan kebenaran akan kewaspadaan itu, karena bisa dilacak pada beberapa latihan rutin Angkatan Laut negara-negara maju yang berfokus pada perburuan dan penyapuan ranjau di choke points. Negara-negara itu memang tela […]
      noreply@blogger.com (Damn The Torpedoes!!!)
  • Comments

    hydrozone on Dua Sukhoi Dilock Missile
    Best Au Pair Agency… on Kodam di Perbatasan Malaysia…
    herman suroso on N-250 dimana dirimu kini…
    sundoro on Produk yang dihasilkan Divisi…
    m.dzulfahmi on Mengenang Usman & Harun…
  • Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: