Blog tentang dunia militer dan penerbangan

TNI Siapkan Pengadaan Alutsista Baru

TNI akan memfokuskan kenaikan anggaran pertahanan sebesar 20 pada APBN 2010, untuk pengadaan sejumlah alat utama sistem senjata baru menggantikan alat utama sistem senjata yang telah lama dikandangkan seperti pesawat OV-10 Bronco dan Hawk MK-53 TNI Angkatan Udara (AU).

“Tentu itu akan diadakan bertahap, tidak langsung masing-masing satu skadron. Kenaikannya kan juga harus diprioritaskan juga untuk pemeliharaan dan perawatan alat utama sistem senjata yang masih digunakan,” kata Juru Bicara TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen di Jakarta, Selasa.

Selain itu, TNI akan mengajukan kembali sisa pengadaan helikopter Mi-17 bagi TNI Angkatan Darat (AD) dan kapal selam yang masih tertunda pengadaannya bagi TNI Angkatan Laut (AL). Read more »

July 14, 2009 Posted by adiewicaksono | TNI, Uncategorized | | No Comments Yet

Membangun Kemandirian TNI Angkatan Laut

Laksamana TNI (purn) Sumardjono

Laksamana TNI (purn) Sumardjono

Berbicara tentang sistem pertahanan suatu negara, maka tidak cukup dengan melihat strategi, postur, serta doktrin pertahanannya. Juga tidak cukup bila sekedar melihat jumlah kekuatan, pengorganisasian, sarana dan prasarana pendukung kekuatannya.

Lebih dari itu harus dilihat kemampuan industri negara dalam mendukung, ataupun memproduksi sarana dan prasarana pertahanannya. Tidak berlebihan bila dikatakan kemampuan industri pertahanan suatu negara menjadi salah satu tolok ukur kemampuan pertahanan negara tersebut.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Adalah suatu kenyataan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, negara maritim, dengan luas wilayah lebih dari 50.000 km persegi. Panjang pantainya lebih dari 81.000 km, dengan dua pertiga dari luas wilayahnya berupa laut, dan sepertiga bagian dari luas wilayah itu adalah daratan berupa pulau-pulau besar maupun kecil yang tersebar di antara lautan.

Dalam konsep negara kepulauan, laut tersebut berfungsi sebagai penghubung atau penyambung keberadaan pulau-pulau, bukan sebagai pemisah pulau.
Read more »

July 14, 2009 Posted by adiewicaksono | TNI AL | , | No Comments Yet

Jangan sekali-kali melupakan sejarah (jas merah)…

Copyright to Dutch Master@Indoflyer.net

Copyright to Dutch Master@Indoflyer.net

Judul artikel ini merupakan salah satu pidato yang pernah dikeluarkan oleh mantan Presiden Soekarno, dan bukan tanpa maksud saya mengutipnya… Nampaknya bangsa ini sangat mudah sekali melupakan apa yang pernah terjadi dimasa lalu..

Lalu apa hubungannya dengan alutsista???
Membahas alutsista yang dimiliki TNI saat ini tidak akan ada habisnya dan tadi malam saya menemukan sebuah diskusi menarik di Indoflyer dan ternyata ada beberapa buah foto yang menunjukkan bagaimana para pendiri bangsa ini bisa menciptakan angkatan perang yang sangat disegani saat itu.

Semoga catatan sejarah yang ada bisa membuka mata kita….

Tahun 60an:
Menjelang genderang perang pembebasan Irian Barat dimulai, Mantan Presiden Soekarno mengirim sebuah tim untuk membeli alutsista dari Amerika Serikat tetapi permintaan ini ditolak. Sehingga pemerintah RI beralih ke Uni Soviet, dimana Indonesia diberi pinjaman USD 2,5 miliar untuk membeli persenjataan dari mereka.
Tahun 90an:
Setelah insiden santa cruz, negara-negara barat yang dimotori oleh Amerika Serikat mengadakan embargo kepada Indonesia. Sehingga TNI khususnya AU mengalami kelumpuhan, karena kekurangan suku cadang. Rusia datang dengan menawarkan Su-30 MKI (I untuk Indonesia). Namun pembeliannya terhalang oleh krisis moneter. Read more »

July 14, 2009 Posted by adiewicaksono | Alutsista, Catatan Pribadi, TNI AU 60'an, TNI Tahun 60an | | 6 Comments

BUMNIS SAMBUT RENCANA KENAIKAN ANGGARAN PERTAHANAN

Sejumlah Badan Usaha Milik Negara Industri Strategis (BUMNIS) menyambut baik rencana kenaikan anggaran pertahanan sebesar 20 persen.

Rencanan kenaikan anggaran pertahanan itu disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Penyerahan 40 unit Panser APS 6×6 buatan PT Pindad di Bandung, Jumat.

Beberapa BUMNIS yang menyambut baik rencana kenaikan anggaran pertahanan pada 2010 itu antara lain PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad yang berharap bisa melakukan kontrak baru untuk sektor alat sistem pertahanan.

“Pendapatan terbesar kami selama ini dari kontrak dengan Dephan. Belanja Dephan nilainya mencapai 60-80 persen dari pendapatan kami,” kata Direktur PT Pindad, Adik Avianto.  Read more »

July 14, 2009 Posted by adiewicaksono | Industri Strategis | | No Comments Yet

  • Blog Stats

    • 234,657 stats
  • free counters
  • "TNI is not the best-equipped armed forces in the region, but they are the most experienced one. There is no other armed force in the region that has more war experience or more real military-operation experience than them"
  • Top Posts

  • Categories

  • RSS PROUDLY WE SERVE…STAND AND FIGHT…

    • Pelajaran Dari Perang Afghanistan December 3, 2009
      All hands,Sesungguhnya banyak pelajaran yang bisa ditarik oleh Indonesia, khususnya militer dari Perang Afghanistan yang kini terus digeluti oleh Amerika Serikat. Salah satunya adalah assessment terhadap situasi nyata di lapangan secara lugas oleh panglima operasi. Seperti diketahui, Panglima ISAF/U.S. Forces Afghanistan Jenderal Stanley McChrystal pada Agus […]
      noreply@blogger.com (Damn The Torpedoes!!!)
  • Comments

    'nicebrutu' on Mungkinkah Indonesia Membuat P…
    barakuda on Jangan sekali-kali melupakan s…
    Debo on N-250 dimana dirimu kini…
    visionblast on N-250 dimana dirimu kini…
    marxissukarnois on Kemana Mig-21 kita??