Brevet kehormatan milik Presiden SBY
Brevet kehormatan milik Presiden SBY
Sebelah Kanan kebawah:
- brevet Paskhas TNI AU (kayaknya kehormatan)
- Brevet Airborne (dari US Army)
- Brevet Pandu Udara (pathfinder) sebab SBY dari LINUD awalnya
- Brevet Kopaska (kehormatan)
- Brevet Trimedia Taifib (kehormatan)
- Brevet Jungle Expert (US Army?)
Sebelah Kiri ke bawah:
- Brevet komando Kopassus (kehormatan)
- Airborne Wing (TNI AD) kualifikasi Jumpmaster dengan 2 bintang ( >100 jump)
- Wing Penerbang TNI AU (kehormatan)
- Brevet Hiu Kencana (Kehormatan) TNI AL
- Brevet Selam Dasar TNI AL
Sumber: dharmaputra n raja santet @ Kaskus
16 Agustus
Semoga ada yang mau buat film yang berkisah tentang detik-detik proklamasi..
“Untuk mereka yang berjuang demi negara ini. Terima kasih untuk anda semua, karena andalah kami bisa lahir dimasa damai dan merdeka”
Membangun TNI yang kuat
Bertepatan dengan acara Sail Bunaken 2009, sebuah acara televisi swasta menayangkan sebuah program tentang bagaimana Indonesia memandang dirinya sendiri sebagai sebuah negara kelautan. Salah satu pihak yang diwawancarai (mantan KSAL) menyatakan bahwa diperlukan angkatan laut yang kuat untuk mempertahankan wilayah Indonesia yang 2/3 luas wilayahnya adalah lautan. Tetapi apakah kita hanya perlu membangun angkatan yang laut yang kuat??? Apakah angkatan yang lain tidak perlu diperhatikan??
Bagaimana kondisi riil dari TNI sekarang??
Pertama kita akan membahas dari TNI Angkatan Laut Berapa banyakkah Kapal perang kita bila dibandingkan dengan luas wilayah lautan kita?? Apakah teknologi yang digunakan sudah seimbang dengan negara-negara dikawasan asia tenggara?? Apakah penambahan 4 kapal Sigma class dan 4 LPD dalam waktu dekat sudah mampu dikatakan bahwa TNI sudah melakukan modernisasi?? Modernisasi TNI AL hanya bisa dilakukan dengan melakukan penambahan kapal atas permukaan maupun bawah permukaan dan modernisasi rudal yang mampu dibawa oleh kapal-kapal itu.
Sekarang kita akan membahas TNI Angkatan Udara, setelah periode 1960an, keadaan TNI AU tidak pernah bertambah baik. Bahkan karena keterbatasan kesiapan alutsista, TNI AU hanya bisa menyiapkan kekuatan minimum dan lebih ditujukan kepada pesawat transport karena pesawat ini memiliki multifungsi. Apakah TNI AU perlu melalukan modernisasi?? Apakah anda ingat berapa usia dari pesawat Hercules kita?? Ya anda benar, TNI AU sudah diperkuat oleh Hercules sebagai hadiah karena mantan Presiden Soekarno membebaskan Allan Pope yang pesawatnya ditembak jatuh oleh Ignatius Dewanto. Penambahan 4 sukhoi pada waktu pemerintahan Presiden Megawati dan 6 pesawat sukhoi yang 3 unitnya telah datang serta penambahan secara tambal sulam beberapa unit pesawat transport sudah bisa dikatakan TNI AU telah mengalami modernisasi?? Anda pasti tahu jawabannya, bahwa TNI AU sangat memerlukan penambahan armada lebih dari yang mereka dapatkan selama beberapa tahun terakir..
Read more »
Blog Stats
- 234,657 stats
Top Posts
Categories
- Alutsista
- Buku
- Catatan Pribadi
- Cost Guard
- Dephan RI
- Depkes RI
- helikopter
- Indonesia Jets Fighter
- Industri Strategis
- Kapal selam
- KONGA
- KRI
- Lapan
- latihan anti teror
- LIPI
- Marinir
- Negara Lain
- News
- Operasi Intelijen
- Operasi Militer
- Paspampres
- Pasukan Khusus
- Penerbangan
- Perang
- Persenjataan
- Pesawat Militer
- Presiden RI
- PT Dirgantara Indonesia
- PT PAL
- PT Pindad
- PT Sentra Surya Ekajaya
- PT. LEN
- Puspenerbal
- Ranpur
- Skuadron TNI AU
- TNI
- TNI AD
- TNI AL
- TNI AU
- TNI AU 60'an
- TNI Tahun 60an
- Uncategorized
PROUDLY WE SERVE…STAND AND FIGHT…
- Pelajaran Dari Perang Afghanistan December 3, 2009All hands,Sesungguhnya banyak pelajaran yang bisa ditarik oleh Indonesia, khususnya militer dari Perang Afghanistan yang kini terus digeluti oleh Amerika Serikat. Salah satunya adalah assessment terhadap situasi nyata di lapangan secara lugas oleh panglima operasi. Seperti diketahui, Panglima ISAF/U.S. Forces Afghanistan Jenderal Stanley McChrystal pada Agus […]noreply@blogger.com (Damn The Torpedoes!!!)
Comments
| 'nicebrutu' on Mungkinkah Indonesia Membuat P… | |
| barakuda on Jangan sekali-kali melupakan s… | |
| Debo on N-250 dimana dirimu kini… | |
| visionblast on N-250 dimana dirimu kini… | |
| marxissukarnois on Kemana Mig-21 kita?? |






