Pengamanan Miangas-Marore Diintensifkan

ANTISIPASI cepat terhadap dua pulau terluar Indonesia di Kabupaten Talaud, yakni Miangas dan Marore, Sulawesi Utara (Sulut), perlu segera dilakukan. Jika tidak akan berisiko dicaplok Pemerintah Filipina. Jika itu terjadi, dua pulau ini bakal bernasib sama dengan Sipadan dan Ligitan yang diokupasi Malaysia.
Kekhawatiran itu mucul sejalan dengan dimasukkannya Miangas dan Marore sebagai dua di antara kawasan-kawasan wisata Filipina. “Dua pulau ini sudah dimasukkan dalam peta pariwisata Filipina. Ada perubahan aturan undang-undang di negara itu. Undang-undang ini mengacu pada perjanjian Spanyol di zaman dulu, dimana Marore dan Miangas masuk wilayah mereka,” kata Konsul Jenderal (Konjen) Indonesia di Davao, Filipina Lalu Malik Partawana, saat berkunjung ke Manado, kemarin.
Pantauan Jurnal Nasional ketika beberapa kali berkunjung ke dua pulau tersebut, tak sedikit warga yang rutin melakukan perjalanan pulang-pergilintas wilayah negara tersebut. Di pulau-pulau wilayah selatan Filipina, banyak warga Talaud khususnya Miangas dan Marore yang sudah kawin-mawin dengan warga negara
tetangga sehingga mereka kerap saling kunjung.
Read more »
KSAL: TNI Desak Deplu Selesaikan Sengketa Miangas
Titik A adalah pulau miangas
JAKARTA–MI: Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno mendesak agar Departemen Luar Negeri segera bertindak melakukan pembicaraan bilateral antara Indonesia dengan Filipina terkait kasus Pulau Miangas.
“Saya berharap Deplu merasa tertantang untuk membicarakan masalah ini (Pulau Miangas). Kita bicarakan bersama, toh di Singapura kita bisa memiliki kesepahaman batas-batas wilayah, seharusnya dengan Filipina juga bisa,” ujar KSAL Tedjo kepada pers di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (12/2).
Ia menyatakan, Pulau Miangas adalah suatu pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina yang memang diakui lebih dekat ke wilayah Filipina. Namun, Tedjo menegaskan, Pulau Miangas secara geografis masih merupakan bagian wilayah Indonesia.
Read more »
Perkembangan P. Nipah
Perkembangan P. Nipah hasil photo patroli Udara oleh pesawat udara Nomad TNI AL tanggal 5 Pebruari 2009. Luas area yang telah direklamasi sekitar 60 ha, dari 3-5 ha sebelumnya.
Sumber: Puspenerbal
Helikopter Super Puma Jatuh di Pondok Cabe
Helikopter Super Puma Jatuh di Pondok Cabe
Sebuah helikopter dikabarkan jatuh di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang, Kamis (29/1) pagi. Dua orang tewas dalam insiden tersebut.
Informasi awal yang diperoleh Kompas.com dari petugas jaga Polsek Pamulang menyebutkan, jenis helikopter yang mengalami kecelakaan adalah Super Puma. Di badan helikopter berwarna putih terdapat tulisan Pelita Air Service.
Read more »
Blog Stats
- 918,224 stats
Top Posts
Categories
- Alutsista
- Buku
- Catatan Pribadi
- Cost Guard
- Denjaka
- Dephan RI
- Depkes RI
- helikopter
- Indonesia Jets Fighter
- Industri Strategis
- Kapal selam
- KONGA
- KRI
- Lapan
- latihan anti teror
- LIPI
- Marinir
- Negara Lain
- News
- Operasi Intelijen
- Operasi Militer
- Paspampres
- Pasukan Khusus
- Penerbangan
- Perang
- Persenjataan
- Pesawat Militer
- Presiden RI
- PT Dirgantara Indonesia
- PT PAL
- PT Pindad
- PT Sentra Surya Ekajaya
- PT. LEN
- Puspenerbal
- Ranpur
- Skuadron TNI AU
- TNI
- TNI AD
- TNI AL
- TNI AU
- TNI AU 60'an
- TNI Tahun 60an
- Uncategorized
PROUDLY WE SERVE STAND AND FIGHT..
- Ancaman Ranjau Di Choke Points May 28, 2011All hands,Bagi negara-negara maju, salah satu ancaman yang diwaspadai pada wilayah choke points adalah ancaman peranjauan. Tidak sulit untuk menemukan kebenaran akan kewaspadaan itu, karena bisa dilacak pada beberapa latihan rutin Angkatan Laut negara-negara maju yang berfokus pada perburuan dan penyapuan ranjau di choke points. Negara-negara itu memang tela […]noreply@blogger.com (Damn The Torpedoes!!!)
Comments
| adidong on N-250 dimana dirimu kini… | |
| Gugun ahmad hilal on N-250 dimana dirimu kini… | |
| adam on N-250 dimana dirimu kini… | |
| aninditablog on Kendaraan Tempur Bawah Air (KT… | |
| Sidik Khairus on Produk yang dihasilkan Divisi … |









