RSS

PENELITIAN ROKET KENDALI TERUS DIKEMBANGKAN

02 Jan


Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) kembali menguji terbang roket ilmiah di Instalasi Uji Terbang Lapan Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat. Senin (22/12), Kepala Pusat Teknologi Wahana Dirgantara Lapan, Ir. Yus Kadarusman Markis, Dipl. Ing., dan Asisten Deputi Urusan Program Riptek Unggulan & Strategis, Deputi Bidang Program Riptek, Drs. Goenawan Wybiesana menyaksikan langsung peluncuran empat buah roket yang berhasil terbang mulus ke udara.

Empat buah roket ilmiah itu terdiri dari Roket RX122 panjang 1 meter, Roket RKX T05, Roket RX122 panjang 1.3 meter, dan Roket RWX-02. Pada uji kali ini roket tipe RX122 mampu terbang dengan jangkauan kurang lebih 20 km. Dan pada roket RKX T05 pada saat meluncur mampu menjangkau jarak 6 km, sistem kendali berjalan namun sayangnya saat pada ketinggian tertentu, salah satu sayap kendali roket patah. Roket ini memang didesain untuk dapat dikendalikan sehingga diharapkan dapat mencapai sesuai target yang diinginkan.

Selanjutnya, pengujian peluncuran roket RWX-02 berhasil dilakukan. Roket yang memiliki dua bagian booster dan membawa muatan strain gage dan takeoff engine, berhasil melakukan separasi di udara. Selain itu, Lapan juga menguji peluncuran satu buah roket petir. Roket yang muatannya berfungsi untuk menguji alat anti petir.

Sehari sebelumnya, Minggu, (21/12), Lapan pun menguji pesawat simulator High Speed Flying Test-Bed (HSFTB) dengan menggunakan roket M100-20 di Lapangan Terbang, Pameungpeuk, Jawa Barat. Pesawat simulator HSFTB ini memiliki bentuk, berat dan pusat massa yang sama dengan HSFTB yang sungguhan. Uji terbang ini, untuk menguji sistem separasi dan sistem peluncur yang digunakan untuk menerbangkan pesawat simulator dengan peluncur roket. Dari hasil pengujian, saat meluncur, pesawat simulator melaju vertikal, sehingga sistem separasi tidak berjalan. Namun, muatan telemetri dapat mengirimkan data dengan baik. Dan gambar dari kamera yang dipasang di bawah pesawat pun bisa diterima.

Menurut Peneliti Lapan, Robertus Heru Triharjanto, seharusnya, pesawat yang dipasang roket M100-20 ini bisa meluncur parabola dan mempunyai kecepatan yang cukup lalu terjadi separasi dan pesawat simulator ini bisa terbang. Dari penelitian ini, ke depan, pesawat tanpa awak akan bisa diterbangkan dengan menggunakan peluncur roket. HSFTB merupakan alat untuk menguji instrumen yang akan dipakai untuk roket kendali nantinya. Kemampuan untuk bisa meluncurkan unmaned aero vehicle dengan roket merupakan tahapan penting dalam pengembangan roket kendali lapan.■

 
1 Comment

Posted by on January 2, 2009 in Lapan

 

Tags: ,

One response to “PENELITIAN ROKET KENDALI TERUS DIKEMBANGKAN

  1. lungguk

    August 17, 2010 at 4:34 am

    bgus pak perkembangan lapan itu…

    saya tertarik untuk kape disitu..

    saya mo nanya gmna syarat2 kape di lapan pak…

    mohon informasinya pak…

    soalnya saya sudah lama bermimpi ingin berpartisipasi di lapan

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: