RSS

Pengamanan Miangas-Marore Diintensifkan

13 Feb

tugu-wawasan-nusantara di miangas
ANTISIPASI cepat terhadap dua pulau terluar Indonesia di Kabupaten Talaud, yakni Miangas dan Marore, Sulawesi Utara (Sulut), perlu segera dilakukan. Jika tidak akan berisiko dicaplok Pemerintah Filipina. Jika itu terjadi, dua pulau ini bakal bernasib sama dengan Sipadan dan Ligitan yang diokupasi Malaysia.

Kekhawatiran itu mucul sejalan dengan dimasukkannya Miangas dan Marore sebagai dua di antara kawasan-kawasan wisata Filipina. “Dua pulau ini sudah dimasukkan dalam peta pariwisata Filipina. Ada perubahan aturan undang-undang di negara itu. Undang-undang ini mengacu pada perjanjian Spanyol di zaman dulu, dimana Marore dan Miangas masuk wilayah mereka,” kata Konsul Jenderal (Konjen) Indonesia di Davao, Filipina Lalu Malik Partawana, saat berkunjung ke Manado, kemarin.

Pantauan Jurnal Nasional ketika beberapa kali berkunjung ke dua pulau tersebut, tak sedikit warga yang rutin melakukan perjalanan pulang-pergilintas wilayah negara tersebut. Di pulau-pulau wilayah selatan Filipina, banyak warga Talaud khususnya Miangas dan Marore yang sudah kawin-mawin dengan warga negara
tetangga sehingga mereka kerap saling kunjung.

Selain itu, minimnya transportasi laut dari dan ke kawasan-kawasan terluar tersebut mengakibatkan berbagai kebutuhan sandang dan pangan menjadi sangat mahal harganya, termasuk harga bahan bakar minyak (BBM). Warga kawasan terluar juga tak sedikit yang menggantungkan nafkah hidupnya sebagai nelayan di kapal-kapal milik pengusaha Filipina.

Sebagaimana diakui Partawana, terdapat banyak kapal iklan bertuliskan nama-nama Indonesia semisal di Pelabuhan Davao, Filipina Selatan. Sebutlah Bitung I atau Bitung 2, nama kota di Sulut yang dikenal juga sebagai pelabuhan utama di provinsi tersebut.

Wakil Gubernur Sulut Freddy Sualang menegaskan, dua pulau itu merupakan wilayah resi Indonesia sehinggga satu sentimeter pun harus dijaga. Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Sulut yakni kembali memaksimalkan peran Badan Koordinasi Keamanan aut (Bakorkamla) yang sudah dibentuk di Sulut.

Dengan demikian, lanjut Sualang, rakyat Indonesia tidak perlu kuatir. “Sudah jelas, Mianagas dan Marore adalah wilayah efektif negara kita, sehingga harus terus kita jaga satu sentimeter pun,” kata Sualang.

Kepada koran ini sebelumnya, Mabes TNI menegaskan komitmennya untuk mengamankan dua pulau itu. “Kalau serius, TNI sebagai penjaga kedaulatan akan mengintensifkan pengawasan di kedua pulau terluar itu,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Marsda Sagom Tamboen saat dihubungi Jurnal Nasional di Jakarta, Minggu (8/2).

Dalam mengamankan dan membina potensi maritim TNI AL memiliki dua pos yang bertanggung jawab terhadap sekitar 112 pulau-pulau kecil berpenghuni di sekitar gugus kepulauan itu.

Sumber: Jurnas

 
2 Comments

Posted by on February 13, 2009 in News, TNI

 

Tags: ,

2 responses to “Pengamanan Miangas-Marore Diintensifkan

  1. robert

    March 11, 2009 at 4:24 am

    walau matahari terbit dari barat, kau tetap indonesia ku. akan aku jaga kedaulatan NKRI ini selamanya!!! salam untuk semua rakyat indonesia.

     
  2. adiewicaksono

    March 11, 2009 at 4:51 am

    Setuju mas robert… NKRI harga mati…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: