RSS

Alarm berbunyi di selatan…

25 Feb

Saya tidak tahu apakah alarm berbunyi di Dephan dan Mabes TNI saat harian Sunday Herald Morning, memberi kabar bahwa Australia membuat submarine untuk menggantikan sub kelas Collins pada tahun 2025, tetapi bagi saya ini adalah peringatan dari Selatan bagi Indonesia untuk mempercepat modernisasi peralatan tempurnya. Nampaknya, pergantian sub kelas scorpene milik Malaysia dan Kilo untuk Indonesia (dan China), membuat Australia gerah akan keamanan lingkungan sekitarnya, ditambah tingkat kesiapan sub milik mereka yang dibawah rata-rata. Sehingga mereka memandang perlu untuk membuat sub baru untuk menggantikan Collins sub milik mereka.

Masa-masa damai Australia dan Indonesia pada pemerintahan PM Keating dan Presiden Soeharto sudah lewat, dan kini australia selalu menganggap negara diutaranya adalah sebuah ancaman dan begitu sebaliknya Indonesia mengganggap negara diselatannya adalah sebuah ancaman. Kebijakan Australia waktu dipimpin oleh PM John Howard, yang mengobok-ngobok Timor-Timor hanya untuk mendapatkan sumber minyak di celah Timor, membuat ancaman yang awalnya hanya diatas kertas menjadi sebuah ancaman nyata. Apalagi kebijakan Australia untuk “membantu” secara tidak langsung OPM di  Papua membuat kita tidak tenang. Benar adanya Perjanjian Lombok yang ditanda tangani tahun 2006 dan kebijakan PM Ruud untuk lebih mendekati Asia membuat kita agak nyaman, bahwa ancaman dari Selatan akan berkurang. Tetapi kita tahu tidak ada namanya pertemanan yang abadi yang ada hanyalah kepentingan, sehingga kita harus tetap waspada terhadap negara di Selatan.

Kembali ke masalah sub, nampaknya pengadaan Kilo masih tanda tanya mengingat adanya pihak-pihak terkait yang terkesan menghalangi-halangi pembelian Kilo, entah karena pesan sponsor atau adanya motif pribadi. Seperti pernah saya tulis sebelumnya, tentang susahnya untuk membeli Kilo… Walaupun Dephan pernah mengatakan beberapa minggu yang lalu, bahwa tahun ini pengadaan Kilo dianggarkan, saya akan tetap susah mempercayainya sampai dengan Kilo tersebut berlabuh dipangkalan Koarmabar atau Koarmatim walopun saya ingin sekali secepatnya melihat Kilo memperkuat AL.

Karena sangat ingin melihat Kilo memperkuat AL, maka ketika ada berita bahwa 2 Kilo merapat di dermaga kita. Banyak masyarakat yang peduli dengan TNI (termasuk saya) mempercayainya. Bahkan walopun saya yakin kontrak pembelian Kilo belum ditandatangani, tetapi mengingat dulu pernah ada kasus ketika kontrak pembelian Mi-2 belum ditandatangani, helikopter Mi-2 sudah datang datang duluan. Maka saya yakin bahwa Kilo sudah datang.. tapi harapan tinggal harapan.. berita itu hanya isu saja.. ( hugh.. menghela napas)..

Terakhir, alarm dari selatan telah berbunyi.. sekarang tinggal bagaimana pengambil kebijakan di Dephan dan Mabes TNI menyikapinya..

 
Leave a comment

Posted by on February 25, 2009 in Catatan Pribadi, Dephan RI, TNI

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: