RSS

Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) Satpaska

18 Mar
ktba-1

KRI Cakra (401) dan KTBA

Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) dikembangkan pertama kali oleh Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AL (Dislitbang AL), untuk satuan khusus AL Kopaska (Satpaska) Koarmatim.

KTBA pernah melakukan uji coba pada peringatan HUT Kopaska April 2007 lalu, pengujian dilakukan di perairan Pasir Putih-Situbondo. Latihan tersebut dilakukan dengan kapal selam KRI Cakra-401, dengan pengawasan beberapa perwakilan dari Badan Penerapan Pengkajian Teknologi (BPPT).

KTBA beroperasi menyatu dengan kapal selam, sehingga dapat diterjunkan langsung untuk infiltrasi satuan Paska secara senyap dan cepat. KTBA mampu menyelam dengan kedalaman 21 hingga 27 meter.

Pada awalnya KTBA dirancang khusus untuk melakukan penyusupan di perairan sempit dan dangkal yang tidak bisa dicapai oleh kapal selam, sehingga operasionalnya dijadisatukan kedalam kapal selam. Sepintas, kolaborasi ini persis seperti kapal dan sekocinya.

ktba-2
Personil Paska juga dapat diluncurkan dari dalam tabung torpedo kapal selam dan bergerak bersama KTBA, serta langsung melakukan menuver bawah air. Semuanya dilakukan hanya dengan waktu kurang lebih 15 menit.

“Masih ada beberapa yang harus disempurnakan agar kendaraan ini lebih sempurna dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Komandan Satuan Kopaska Armatim, Letkol Laut (E) M. Faisal.

Diantara empat varian KTBA yang dimiliki Paska, masih dilakukan pengkajian dan evaluasi tipe yang paling efisien, dan mampu bersinergi dengan kapal selam. Selain itu juga, kecepatan bawah air yang masih perlu ditingkatkan. Saat ini kecepatan yang mampu ditempuh sekitar 3-4 knot. Untuk kemampuan jelajah bawah air hingga 3-3,5 jam, tergantung dari derasnya arus.

KTBA I dan II dengan menggunakan diver propotion vehicle, dengan load sebanyak dua personil, bentuk kemudinya mirip kemudi pesawat. Selanjutnya, KTBA III dan KTBA IV berupa penyempurnaan dari tipe sebelumnya, dengan load empat personil.

BPPT menilai, KTBA yang memiliki berat 350-an kilogram ini, secara operasional sudah bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Namun perlu sedikit dibenahi pada system propulsi hidrodinamika, dan pengaturan apungnya. Juga sentuhan teknologi navigasi, seperti : GPS, deteksi sonar dan lain sebagainya.

Sumber: Alutsista

 
4 Comments

Posted by on March 18, 2009 in Alutsista, TNI AL

 

Tags:

4 responses to “Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) Satpaska

  1. boby

    May 2, 2009 at 6:08 am

    keren juga tuh!!!
    maju terus dah indonesia

     
  2. harris

    February 19, 2010 at 12:13 pm

    Memang seharusnya TNI mempunyai dinas penelitian dan pengembangan yang mandiri sehingga bisa menghasilkan inovasi yang tidak di detect pihak asing

    HIDUP INDONESIA

     
  3. hajiwan

    November 16, 2010 at 7:14 am

    Good job TNI-AL..really admired on the KBTV made for Kopaska.

    Hmm..need some guide from the other forumer, the picture shows on the Submarince belongs to TNI-AL. What kind of missile (anti ship) and torpedo fit in that submarine? Thanking in advance.

     
  4. aninditablog

    May 8, 2012 at 11:26 am

    Mungkin agak sedikit OOT, mau tanya apakah ada keterangan lengkap mengenai struktur angkatan laut Indonesia dan kekuatannya? Berapa jumlah armada (fleet) dan unsur-unsur di dalamnya, terimakasih 😀

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: