RSS

Anggaran Alutsista dalam debat Capres

26 Jun

Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri menyatakan anggaran pertahanan harus ditingkatkan dari yang sekarang hanya Rp 35 triliun. “Bujetnya menurut saya, hitung-hitungannya sekitar 50 triliun rupiah. Hal itu harus diutamakan dulu,” ujar Mega.

Sumber: Viva News

Susilo Bambang Yudhoyono
Calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan anggaran pertahanan akan dinaikkan secara bertahap sesuai dengan peningkatan anggaran pemerintah.

“Anggaran pertahanan memang besar, dan yang kita miliki saat ini masih cukup jauh. Kita pernah hitung bahwa kebutuhan minimal anggaran pertahanan adalah Rp120 triliun atau 12 persen dari APBN kita sebesar Rp1.000 triliun,” kata Yudhoyono dalam debat calon presiden yang diselenggarakan KPU di Jakarta, Kamis (18/6).

Yudhoyono yang dalam pilpres mendatang didampingi oleh Boediono menjelaskan saat ini anggaran pertahanan dialokasikan sebesar Rp35 triliun dan akan ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai angka kebutuhan minimal sebesar Rp120 triliun. “Ke depan sesuai dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan negara, anggaran akan dinaikkan dari Rp35 triliun menjadi Rp120 triliun secara bertahap. Ada porsi lainnya untuk kesejahteraan rakyat dan ekonomi. Sementara anggaran yang ada diarahkan untuk tugas operasional, pemeliharaan alutsista, pendidikan dan patroli,” tegasnya.

Menurutnya, sejalan dengan upaya memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan anggaran pemerintah maka dalam lima tahun mendatang diharapkan anggaran pertahanan akan terus meningkat.

Sumber: Media Indonesia

Jusuf Kalla
Calon Presiden M Jusuf Kalla menegaskan untuk mengatasi persoalan alat utama sistim persenjataan (alutsista) harus dilakukan revitalisasi dan kemandirian dengan membuat sendiri.

“Untuk alutsista maka pertama harus direvitalisasi semua alutsista yang ada. Yang masih bisa digunakan tetap dipakai,” kata Capres M Jusuf Kalla pada debat Capres di Jakarta, Kamis (18/6).

Menurut JK yang kini menjabat wakil presiden saat ini anggaran TNI menurun untuk itu anggaran yang ada harus digunakan secara efektif. “Selain revitalisasi, kedua membuat sendiri alutsista yang mampu kita buat dengan semangat kemandirian,” kata Kalla.

Secara bersamaan, tambah Kalla ke depan harus alokasikan anggaran secara efektif dan tidak tergantung dari luar negeri. Dalam kesempatan itu Kalla juga mengaku berdasarkan ijin Presiden Yudhoyono selaku Wapres ia telah membuat 150 panser/tank di PT Pindad. Dan hal itu sudah berjalan sehingga bisa dilanjutkan. “Berikan anggaran pemeliharaan. Anggaran harus dinaikan dengan efisiensi pemakaiannya,” kata Kalla.

Sumber: Media Indonesia

 
Leave a comment

Posted by on June 26, 2009 in Alutsista

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: