RSS

Tag Archives: TNI AL

PT PAL Luncurkan Kapal Baru TNI AL

PT PAL segera meluncurkan kapal baru jenis Landing Platform Dock (LPD) untuk TNI Angkatan Laut, kata Direktur Utama Harsusanto di Jakarta, Selasa.

“Rencananya kapal diresmikan pada akhir pekan ini,” katanya, di sela-sela Seminar Nasional Revitalisasi Industri Pertahanan yang digagas Departemen Pertahanan.

Harsusanto mengatakan, kapal baru jenis LPD itu akan dinamai KRI Banjarmasin dan merupakan kapal LPD ketiga dari empat LPD yang dipesan untuk TNI Angkatan Laut.

LPD pertama dan kedua, dibuat di Korea Selatan sedangkan LPD ketiga dan keempat dilakukan PT PAL.

Ia mengatakan, hingga 2014 PT PAL telah mendapat kontrak dari Departemen Pertahanan dan TNI Angkatan Laut yakni dua kapal selam, dua kapal perusak kawal rudal (PKR), 11 unit KCR-40, tujuh unit kapal angkut tank (AT), 17 unit tank amfibi, dan 25 unit peningkatan kemampuan kapal-kapal perang TNI Angkatan Laut. Read the rest of this entry »

Advertisements
 
13 Comments

Posted by on November 29, 2009 in PT PAL, TNI AL

 

Tags: ,

KRI Banjarmasin Resmi Perkuat TNI AL

Kapal jenis Landing Platform Dock (LPD) buatan PT PAL yang diberi nama KRI Banjarmasin-592 resmi memperkuat TNI Angkatan Laut, sejak 28 November 2009.

Peresmian dilakukan setelah penyerahan kapal tersebut dari PT PAL ke Departemen Pertahanan untuk selanjutnya diserahkan kepada TNI Angkatan Laut dalam sebuah upacara militer di Surabaya, Sabtu.

Upacara peresmian dihadiri Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Kepala Staf Umum Laksamana Madya TNI Didik Heru Purnomo dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya TNI Agus Suhartono.

KRI Banjarmasin salah satu dari dua unit kapal jenis landing platform dock 125 meter, yang dibangun di galangan pembuatan kapal milik PT PAL, Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul kepada ANTARA News mengatakan, kapal buatan PT PAL tersebut menjadi kapal LPD ketiga yang masuk jajaran TNI AL. Dua kapal LPD pertama dibuat pabrik Korea Selatan, Daewoo International Corporation, dan diserahkan kepada TNI AL tahun silam.

Dibandingkan dengan dua LPD pertama, alat utama sistem persenjataan TNI AL yang dibangun di PT PAL ini mengalami sejumlah penyempurnaan mengikuti keinginan TNI AL.

Penyempurnaan itu antara lain daya angkut helikopter ditambah dari tiga menjadi lima, kecepatan kapal ditingkatkan dari 15 knot menjadi 15,4 knot, dan bentuk bangunan atas mengurangi penampang radar (“radar cross section”) sehingga membuat kapal lebih sulit ditangkap radar musuh. Read the rest of this entry »

 
5 Comments

Posted by on November 29, 2009 in KRI, TNI AL

 

Tags: ,

Membangun Kemandirian TNI Angkatan Laut

Laksamana TNI (purn) Sumardjono

Laksamana TNI (purn) Sumardjono

Berbicara tentang sistem pertahanan suatu negara, maka tidak cukup dengan melihat strategi, postur, serta doktrin pertahanannya. Juga tidak cukup bila sekedar melihat jumlah kekuatan, pengorganisasian, sarana dan prasarana pendukung kekuatannya.

Lebih dari itu harus dilihat kemampuan industri negara dalam mendukung, ataupun memproduksi sarana dan prasarana pertahanannya. Tidak berlebihan bila dikatakan kemampuan industri pertahanan suatu negara menjadi salah satu tolok ukur kemampuan pertahanan negara tersebut.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Adalah suatu kenyataan bahwa Indonesia adalah negara kepulauan, negara maritim, dengan luas wilayah lebih dari 50.000 km persegi. Panjang pantainya lebih dari 81.000 km, dengan dua pertiga dari luas wilayahnya berupa laut, dan sepertiga bagian dari luas wilayah itu adalah daratan berupa pulau-pulau besar maupun kecil yang tersebar di antara lautan.

Dalam konsep negara kepulauan, laut tersebut berfungsi sebagai penghubung atau penyambung keberadaan pulau-pulau, bukan sebagai pemisah pulau.
Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on July 14, 2009 in TNI AL

 

Tags: ,

Rudal Jelajah Tidak Bisa Gantikan Fungsi Kapal Perang

All hands,
Keberhasilan uji coba sebuah jenis roket jarak menengah oleh instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam masalah pengembangan roket memunculkan berbagai harapan. Di antaranya datang dari seorang petinggi pertahanan Negeri Nusantara yang menyatakan akan mempertimbangkan apakah pengembangan rudal di darat lebih murah dibanding dengan membeli kapal atau pesawat.
Pernyataan itu, meskipun menyatakan masih “akan mempertimbangkan”, secara politik maupun operasional menurut hemat saya, kurang tepat. Sebab dapat ditafsirkan bahwa kehadiran rudal berpangkalan di darat dapat menggantikan fungsi Angkatan Laut, dalam hal ini kapal perang. Kapal perang adalah simbol dari Angkatan Laut.
Mari kita tinjau pernyataan itu dari teori strategi maritim. Strategi maritim menekankan pada tiga hal fundamental, yaitu sea control, sea denial dan power projection. Untuk mencapai ketiga hal tersebut, hanya bisa dilakukan dengan kehadiran kapal perang di laut. Mustahil ada sea control, sea denial dan power projection tanpa eksistensi kapal perang. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on July 7, 2009 in TNI AL

 

Tags:

Kapal Perang AS Terobos Perairan Natuna

Sea Hawk terbang di dekat Casa 212, Untuk mencegah pesawat TNI AL mendekati konvoi

Sea Hawk terbang di dekat Casa 212, Untuk mencegah pesawat TNI AL mendekati konvoi

Monitor Satuan Radar 212 TNI-AU di Batam menunjukkan sinyal mencurigakan pada Selasa 23 Juni sore lalu. Terindikasi ada enam kapal perang asing memasuki kawasan alur laut Kepulauan Indonesia (ALKI). Lokasi tepatnya di antara perairan Pulau Laut dan Pulau Subi Natuna.

Hasil pelacakan lebih jauh, keenam kapal perang itu milik AL Amerika Serikat. TNI-AU pun langsung berkoordinasi dengan TNI-AL Ranai.

Laporan tersebut ditindaklanjuti dengan menerbankan pesawat cassa TNI-AL untuk mengintai keenam kapal perang AS tersebut. Hasilnya, keenam kapal dengan persenjataan lengkap dan sebar otomatis itu memang berjalan beriringan di perairan Indonesia.

Tanpa melakukan tindakan apa pun, pesawat pengintai TNI-AL terus memantau pergerakan iring-iringan kapal perang AS itu. Setelah tiga jam mengintai, tanpa disadari sebuah helikopter puma AS mendekati pesawat pengintai tersebut. Read the rest of this entry »

 
6 Comments

Posted by on June 27, 2009 in Negara Lain, TNI AL, TNI AU

 

Tags: , ,

TNI AL Ganti Pesawat Nomad dengan CN-235

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) secara bertahap akan mengganti pesawat jenis Nomad ke pesawat jenis CN-235, untuk mendukung sistem armada terpadu dalam rangka menjaga seluruh perairan nasional Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, S.H., ditemui usai upacara HUT Penerbangan TNI AL ke-53 di lapangan udara angkatan laut (Lanudal) Juanda, Selasa, mengatakan, secara bertahap akan mengganti pesawat jenis Nomad ke jenis CN-235.

“Secara bertahap seluruh pesawat jenis Nomad tersebut akan diganti dengan jenis CN-235 yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (DI),” katanya. Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on June 27, 2009 in PT Dirgantara Indonesia, TNI AL

 

Tags: ,

KRI DIPONEGORO-365 SEBAGAI KAPAL MIO COMMANDER

KRI Diponegoro (365)

KRI Diponegoro (365)

“Bangsa Indonesia harus berbangga karena mendapat kepercayaan ini. Momen ini adalah momen yang sangat langka. Momen dimana kita unsur yang NON NATO diberi kesempatan untuk bisa mengatur/mengendalikan unsur-unsur NATO dalam melaksanakan operasi Maritime Task Force. Hal ini tentu karena mereka memandang profesionalisme kita dalam melaksanakan setiap tugas yang dibebankan ke kita”, ujar komandan Satuan Tugas Maritime Task Force Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah sesaat setelah KRI Diponegoro-365 mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai MIO Commander menggantikan Kapal Perang Belgia BNS Leopold 1 yang telah usai melaksanakan tugasnya.

Ia menambahkan Salah satu persyaratan untuk menjadi MIO Commander harus memiliki command and control atau komando dan pengendalian dalam rangka membangun gambaran taktis. Persyaratan paling minim adalah komunikasinya dapat berjalan dengan baik dan fasilitas commbat sistem di kapal tersebut bisa membangun gambaran taktis itu secara up to date dan mudah di operasikan. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 16, 2009 in TNI AL

 

Tags: ,